LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Muhammadiyah imbau jemaah patuhi jadwal melempar jumrah

“Di dalam Islam ibadah dilaksanakan sesuai kemampuan. Islam melarang umatnya berlebihan dan memaksakan diri dalam beribadah," kata Mu'ti.

2017-08-15 14:50:53
Haji 2017
Advertisement

Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah mengimbau agar jemaah haji Indonesia mematuhi jadwal melempar jumrah yang sudah ditetapkan Kementerian Haji Arab Saudi. Hal ini untuk keselamatan dan kenyamanan jemaah haji.

“Dalam ibadah haji ada hal-hal yang perlu dipahami dengan baik. Pertama rukun haji, yakni amalan yang jika tidak dilaksanakan ibadah tidak sah. Kedua wajib haji, yakni amalan yang jika tidak dilaksanakan wajib membayar dam atau puasa. Jika dam atau puasa ditunaikan ibadah haji syah. Jika dam atau puasa tidak ditunaikan ibadah haji tidak sah,” kata Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti kepada tim Media Center Haji (MCH) melalui pesan WhatsApp, Selasa (15/8).

Mu'ti menjelaskan, lalu ada sunah haji yaitu amalan yang merupakan keutamaan haji. Jika tidak dilaksanakan ibadah haji tetap sah. “Kecuali wukuf di Arafah, rukun dan wajib haji dapat diwakilkan (badal),” ujarnya.

Sementara terkait waktu pelaksanaan ada waktu yang utama dan ada yang sah. Namun demi keselamatan, kesehatan, dan ketertiban sebaiknya jemaah Indonesia melaksanakan di waktu yang ditentukan.

“Di dalam Islam ibadah dilaksanakan sesuai kemampuan. Islam melarang umatnya berlebihan dan memaksakan diri dalam beribadah. Keutamaan ibadah dilihat dari keikhlasan niat, keabsahan pelaksanaan, dan penghayatan,” papar Naib Amirul Hajj 1438 H/2017 M itu.

Jika memaksakan diri dan berlebihan dalam beribadah hukumnya makruh bahkan bisa haram. Tujuan dari syariah adalah untuk keselamatan manusia dan melindungi kehidupan.

Berikut ini waktu yang dilarang bagi jemaah haji Indonesia untuk melontar jumrah menjadi salah satu wajib haji:

1. 10 Zulhijjah larangan melontar jamarat mulai pukul 06.00–10.30 waktu Arab Saudi (WAS).

2. 11 Zulhijjah larangan melontar jamarat mulai pukul 14.00–18.00 WAS.

3. 12 Zulhijjah larangan melontar jamarat mulai pukul 10.30–14.00 WAS.

Para Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Arab Saudi, agar mensosialisasikan waktu larangan. Dengan harapan bisa dipahami dan ditaati oleh semua jamaah haji Indonesia.

Baca juga:
19.300 Calon haji asal Embarkasi Solo tiba di Tanah Suci
Jemaah haji Indonesia dilarang melontar jumrah pada waktu ini
Semua penyedia katering jemaah Indonesia dapat surat teguran
Makanan buat jemaah haji sudah basi, PT Bahar Harr akui lalai
Kisah Masjid Al Ghamamah dan awan yang payungi Rasulullah SAW

(mdk/has)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.