Motif 4 santri di Surabaya aniaya teman hingga tewas masih misterius
Empat tersangka penganiayaan hingga menewaskan santri Pondok Pesantren Darussalam Surabaya, MI alias Ubet (12), dikirim ke Balai Pemasyarakatan (Bapas) Surabaya. Hal ini karena keempat tersangka yang juga santri berusia di bawah umur.
Empat tersangka penganiayaan hingga menewaskan santri Pondok Pesantren Darussalam Surabaya, MI alias Ubet (12), dikirim ke Balai Pemasyarakatan (Bapas) Surabaya. Hal ini karena keempat tersangka yang juga santri berusia di bawah umur.
"Untuk pengembangan kasus tewasnya santri di Ponpes Darussalam ini, penyidik harus melakukan pemeriksaan terhadap tersangka di Bapas. Karena mereka semuanya sudah dikirim di sana (Bapas)," terang Kapolsek Simokerto Kompol Masdawati Saragih, Selasa (5/9).
Pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui motif keempat tersangka menganiaya korban. Selain itu, polisi juga memeriksa tujuh saksi mata.
"Yang jelas sudah periksa tujuh orang saksi, dan masih dilakukan pengembangan," pungkas dia.
Sebelumnya, MI tewas dengan luka lebam di sekujur tubuh. Korban ditemukan teman sekamar dalam kondisi sudah meregang nyawa, Minggu (3/9) sekitar pukul 10.00 WIB.
Diperkirakan pengeroyokan terjadi sekitar pukul 06.30 WIB di dalam Pondok Pesantren Darussalam. Polisi hingga kini masih terus mendalami motif para tersangka.(mdk/cob)