LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Momen-momen emosi Jessica tak stabil

Pemeriksaan terhadap Jessica tak menggunakan alat pendeteksi kebohongan atau line detector.

2016-08-18 13:12:23
Jessica Tersangka
Advertisement

Sidang kasus kematian I Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso kembali digelar di Pengadilan Jakarta Pusat, Kamis (18/8). Sidang lanjutan kali ini menghadirkan dua ahli dari pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni seorang ahli racun dan kejiwaan.

Ahli foreksi Natalia Widiasih mengungkap hasil pemeriksaan kejiwaan Jessica kepada majelis hakim dalam persidangan. Natalia mengatakan, pemeriksaan terhadap Jessica tak menggunakan alat pendeteksi kebohongan atau line detector.

"Kami enggak pakai lie detektor, itu hanya perubahan suhu tubuh. Makanya kami perlu koloteral, ke kantornya dan lain-lain. Kami melihat ada beberapa intensitensi data. Kalau lie detektor kami tidak lakukan kalau pertimbangan kami ada polos positif ada polos negatif, kalau dia tenang, dia bisa lolos lie detektor," kata Natalia.

Menurut Natalia, selama pemeriksaan Jessica sangat tenang dan tak pernah terlihat emosi kecuali beberapa hal seperti tes psikotes. Dalam tes psikotes tersebut Jessica tak menyukai matematika dan sempat membuat emosinya naik.

"Selama pemeriksaan Jessica sangat tenang menjaga emosi kecuali beberapa hal misal tes psikotes, dia enggak suka matematika dia langsung minta kopi dia bilang 'ini apa sih?' terus pas mau diwawancara tim, dia sakit tenggorokan dia minta obat. Tapi setelahnya memang temang sekali. Lalu luapan emosi terlihat perpanjangan tahanan, dia sedih sekali, dia takut, tertekan. Hanya itu kita lihat sebentar sebentar emosinya," beber Natalia.

Secara umum hasil pemeriksaan kejiwaan Jessica tidak mempunyai masalah. Namun Jessica memiliki emosi yang tidak stabil ketika menghadapi suatu tekanan.

"Kalau kita observasi memang dia tenang, tapi itu kita tidak bisa menilai. Kita pasti menanyakan apa yang dia rasa, kenapa dia responnya seperti itu. Waktu setelah pemeriksaan, kita menanyakan, dia jawabannya 'bingung, saya mesti melakukan apa'.

Baca juga:
Jessica tak alami gangguan jiwa tapi agresif sampai mau bunuh diri
Sidang Jessica, hakim dan pengacara tolak dua psikiater dari JPU
Minim informasi saksi ahli, pengacara Jessica protes sikap JPU
Sidang lanjutan Jessica, ahli racun dan psikiater bakal bersaksi
Begini keanehan gestur Jessica saat Mirna kejang versi psikolog
Majelis hakim ingin kasus Jessica selesai bulan November
Pengacara Jessica ingin uji rekaman CCTV Cafe Olivier

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.