Momen ini baru ada dalam pelantikan Presiden Jokowi
Sejak era Soekarno hingga Megawati, pergantian kepresidenan menyisakan masing-masing catatan yang kurang mengenakkan.
Joko Widodo dan Jusuf Kalla resmi menjadi presiden dan wakil presiden Indonesia periode 2014-2015 usai mengucap sumpah jabatan di hadapan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Senin (20/10) kemarin. Momen unik dan pertama kalinya terjadi usai Joko Widodo mengucapkan sumpah jabatan sebagai presiden ketujuh. Usai mengucap sumpah dan menandatangani berita acara pelantikan, Jokowi dan wakilnya Jusuf Kalla (JK) diminta untuk duduk kembali di kursi masing-masing. Jokowi yang berbalik badan menuju kursi, sudah disambut presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Saat Presiden SBY menang dalam pilpres 2004, tidak ada Megawati Soekarnoputri dalam pelantikan di Gedung MPR. Seperti yang banyak diketahui, Megawati kesal terhadap SBY karena 'mengkhianati' dirinya dengan menjadi capres. Prosesi pelantikan Jokowi-JK dimeriahkan dengan arak-arakan menuju istana. Menggunakan mobil berpelat Indonesia 1 dari Gedung MPR, Jokowi dan JK berganti kendaraan saat tiba di Bundaran Hotel Indonesia. Presiden keenam SBY menyiapkan upacara militer khusus untuk menyambut Jokowi di Istana Merdeka. Jokowi dan Ibu Negara Iriana disambut di tangga istana dan kemudian dibawa ke podium untuk memimpin upacara.
Jokowi menjadi presiden ketujuh Indonesia menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam pidato perdananya sebagai presiden, Jokowi mengajak seluruh rakyat bersama-sama bekerja keras. "Persatuan dan gotong royong adalah syarat bagi kita untuk menjadi bangsa besar. Kita tidak akan pernah besar jika terjebak dalam keterbelahan dan keterpecahan. Dan, kita tidak pernah betul-betul merdeka tanpa kerja keras."
Transisi kekuasaan kali ini diwarnai dengan prosesi yang mulus. Sejak era Presiden Soekarno hingga Megawati, pergantian kepresidenan menyisakan masing-masing catatan yang kurang mengenakkan. SBY pun merasakan itu dan dengan upayanya menyiapkan agar proses 'serah terima' kekuasaan berlangsung dengan baik.
Sejumlah momen unik dan baru pertama kali terjadi saat pelantikan Jokowi-JK kemarin. Apa saja? berikut rangkumannya:Bertukar kursi dengan SBY
Keduanya lantas cipika-cipiki sebanyak tiga kali. Saat Jokowi hendak duduk di kursi yang berada di sebelah kanan, SBY kemudian mengarahkan Jokowi untuk duduk di kursi presiden yang berada di sebelah kiri. Ketua MPR, Zulkifli Hasan, menyebut pertukaran kursi tersebut adalah simbol peralihan kekuasaan.
Momen tersebut mendapat sambutan meriah dari para wakil rakyat dan tamu negara. Sikap negarawan di antara keduanya mendapatkan standing applause dari seribuan hadirin. Hal yang sama juga terjadi saat JK kembali ke tempat duduk. JK yang resmi menjabat sebagai wakil presiden ke-12, bertukar tempat duduk dengan wakil presiden ke-11 Boediono.
Momen ini sebelumnya tidak pernah terjadi di era peralihan kekuasaan Megawati, Gus Dur, Habibie, termasuk Soeharto.Pelantikan Jokowi dihadiri presiden incumbent
Demikian juga saat Megawati mengucap sumpah pada 2001 menggantikan Presiden Abdurrahman Wahid yang dilengserkan MPR karena kasus Bulogate.
Baru pada pelantikan Jokowi ada dua presiden yang duduk berdampingan, presiden incumbent dan presiden terpilih.Jokowi diarak dengan kereta kuda ke Istana
Kereta yang ditarik dengan dua ekor kuda mengantarkan Presiden Jokowi dan Wapres JK ke istana. Selama perjalanan, Jokowi mendapat sambutan meriah dari warga dan karyawan kantor di sepanjang jalan Sudirman hingga Thamrin.
Jokowi bahkan melepas jas, dasi, dan pecinya saat menyapa rakyat di sepanjang jalan.Upacara pisah sambut dengan SBY
Didampingi SBY, Jokowi kemudian mengecek pasukan yang berbaris di halaman istana. Keduanya kemudian sempat berbincang di ruang Jepara.
Tepat pukul 15.00 WIB, Jokowi mengantarkan SBY dan Ibu Ani Yudhoyono ke gerbang istana. SBY kemudian pulang ke Cikeas dengan mobil Toyota Land Cruiser B 2899 WF.