Moeldoko siapkan 2 pesawat bawa keluarga AirAsia ke Pangkalanbun
Panglima mengajak seluruh keluarga penumpang AirAsia untuk tabur bunga di Selat Karimata.
Panglima TNI Jendral Moeldoko siap memfasilitasi keluarga korban AirAsia QZ8501 dengan dua Pesawat Hercules, C-130 dan CN-295. Dua pesawat itu untuk mengangkut keluarga korban dari Bandara International Juanda Surabaya, di Sidoarjo Jawa Timur menuju Pangkalanbun, Kalimantan Tengah.
"Tadi saya menyampaikan satu gagasan, satu usulan kepada keluarga, bila mereka ingin, TNI akan menyiapkan akomodasi, bila mereka mau, akan kita bawa dari Bandara Juanda ke lokasi, Pangkalanbun, Kalimantan Tengah," terang Moeldoko dalam gelar persnya di Mapolda Jawa Timur usai meninjau keluarga korban AirAsia, Senin (5/1).
Usulan Moeldoko untuk mengangkut keluarga korban pesawat nahas tersebut, bertujuan untuk mengurangi rasa sedih kehilangan dan rasa cemas pihak keluarga.
"Mungkin ini bagian dari mengurangi rasa sedih sedih, rasa kehilangan, dan tadi saya tawarkan bila mereka ingin melihat lokasi sekaligus tabur bunga, kita siapkan Hercules C-130 dan CN-295. Kemudian menuju lokasi akan kita bawa dengan kapal untuk melihat lokasi sekaligus tabur bunga," sambung dia.
Selain itu, Moeldoko juga mengaku telah mengerahkan seluruh kekuatan TNI untuk berupaya menemukan seluruh penumpang, awak maupun pesawat AirAsia yang mengalami kejadian nahas pada Minggu 28 Desember 2014 lalu.
"Kita telah mengerahkan sekuat tenaga, demin kepentingan tugas, dan bekerja sama dengan negara-negara sahabat untuk menemukan seluruh penumpang dan awak dan pesawat," tandas dia.
Seperti diketahui, hingga saat ini, sejak ditemukan pada Selasa, 31 Desember 2014 lalu, baru 34 jenazah korban yang sudah berada di Polda Jawa Timur, untuk menjalani proses identifikasi dan autopsi. Dari jumlah itu, sembilan jenazah yang sudah diserahkan ke pihak keluarga
Baca juga:
Awan hitam iringi pengiriman jenazah korban AirAsia ke Surabaya
Jenazah AirAsia QZ8501 kembali teridentifikasi, 4 berusia lanjut
Kapolri turunkan tim selidiki dugaan AirAsia QZ8501 ilegal
Punya alat modern, Basarnas pede bisa angkat bangkai AirAsia
DPR janji anggaran Basarnas ditambah untuk beli alat canggih
Komandan AL Amerika nilai pasukan penyelam TNI AL 'gila'
Ini barang-barang korban AirAsia yang ditemukan KRI Bung Tomo
.