LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Moeldoko Peringati Sumpah Pemuda: Jangan Malu Kalau Tidak Ikut Unjuk Rasa

Dia menilai para pemuda saat ini sudah paham isi UU Cipta Kerja. Moeldoko juga berharap para pemuda tidak terprovokasi hasutan pihak yang kurang mengetahui UU Cipta Kerja.

2020-10-28 13:38:21
Moeldoko
Advertisement

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta agar para pemuda tidak menjadikan UU Cipta Kerja sebagai paradoks. Sebab apa yang dituju dari aturan yang tertuang di dalamnya adalah baik.

"Pemerintah mencoba membuka peluang melalui UU Cipta Kerja. Tetapi anak-anak muda, calon tenaga kerja baru malah menolaknya. Tetapi saya melihat itu hanya sebagian kecil," kata Moeldoko dalam keterangan pers, Rabu (28/10).

Dia menilai para pemuda saat ini sudah paham isi UU Cipta Kerja. Moeldoko juga berharap para pemuda tidak terprovokasi hasutan pihak yang kurang mengetahui UU Cipta Kerja.

Advertisement

"Terpenting lagi, jangan lagi ada yang malu kalau tidak ikut unjuk rasa, Mulailah berani mengambil keputusan bahwa apa yang kita lakukan harus kita pahami tujuannya. Harusnya malu kalau berunjuk rasa tapi tidak paham tujuannya," ungkap Moeldoko.

Dia mengatakan peran pemuda perlu untuk mengubah sejarah bangsa. Namun tidak perlu dilakukan dengan melakukan aksi unjuk rasa yang anarkis.

"Tapi perlu saya ingatkan adanya pendemo yang sangat buruk : 'biar keliru asal heroik'. Saya menghargai anak muda yang memiliki karakter kuat. Itu modal bagi bangsa untuk selalu optimis," ungkap Moeldoko.

Advertisement

"Pembelajaran politik yang benar bagi anak muda sangat penting. Kalau tidak, malah jadi repot, karena anak anak akan menjadi instrumen kekerasan," tambah Moeldoko.

Moeldoko juga berharap orang tua hingga guru tidak abai. Sebab hal tersebut dapat menjerumuskan mereka.

"Saya dulu waktu kecil juga dikenal nakal. Tetapi nakal saya ternyata mendukung untuk menjadi seorang prajurit," ungkap Moeldoko.

Baca juga:
Pemprov DKI Angkat Tema Hari Sumpah Pemuda 2020: Bersatu dan Bangkit
Mendikbud Nadiem Puji Kontribusi Para Pemuda Ikut Perangi Covid-19 di Tanah Air
Jokowi: Sumpah Pemuda Menyatukan Persaingan dan Perbedaan
Sumpah Pemuda Dalam Aksi Buruh Menolak Omnibus Law
Mengenal Sanusi Pane, Tokoh Pelopor Lahirnya Bahasa Indonesia yang Terlupakan
Ketua KPK Peringati Sumpah Pemuda: Perlu Satu Bahasa Antikorupsi

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.