LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Moeldoko nilai kampanye negatif lebih banyak dimainkan kubu Prabowo-Sandiaga

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menanggapi polemik pernyataan calon presiden petahana Joko Widodo soal politik genderuwo dan sontoloyo. Dia menilai wajar jika pernyataan kontroversial terjadi di masa kampanye.

2018-11-14 14:08:45
Moeldoko
Advertisement

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Moeldoko mengakui bakal mengevaluasi kampanye kubu inkumben. Hal itu terkait kritikan atas kampanye dua pasangan calon yang banyak membawa politik jargon tanpa subtansi seperti politik sontoloyo, genderuwo.

Salah satu pengkritik adalah Wapres Jusuf Kalla yang menyebut kampanye demikian masuk kategori kampanye negatif. Moeldoko beranggapan justru kubu Prabowo-Sandiaga yang menyebar kampanye negatif.

"Semua ada feedback kalau kita ingin maju selalu begitu ada feedback move lagi ke depan dan seterusnya. Bahwasanya negatif campaign itu lebih banyak dimainkan sebelah," ujarnya di rumah Ma'ruf Amin, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/11).

Advertisement

Kepala Staf Kepresidenan itu menyebut tak hanya TKN Jokowi-Ma'ruf saja yang ingin berkampanye program. Masyarakat pun mendesak kedua kubu adu program. Menurutnya masyarakat menunggu kapan Prabowo kampanye rekam jejaknya.

"Bukan hanya TKN yang menantang, masyarakat melihat emang lu udah berbuat apa sih," imbuhnya.

Terkait pernyataan politik sontoloyo dan genderuwo sendiri, menurut Moeldoko tak menyalahi aturan kampanye, lantaran bukan kampanye hitam.

Advertisement

Dua ucapan tersebut juga gaya Jokowi yang spontan. Sehingga tak perlu dipermasalahkan.

"Bukan bahasa yang direncanakan, itu bahasa spontan," ucapnya.

Diberitakan, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menanggapi polemik pernyataan calon presiden petahana Joko Widodo soal politik genderuwo dan sontoloyo. Dia menilai wajar jika pernyataan kontroversial terjadi di masa kampanye.

"Di mana-mana begitu. Ada tiga macam kampanye, kampanye positif, kampanye negatif, kampanye hitam. Itu yang saling itu kampanye negatif namanya," katanya di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Selasa (13/11).

Baca juga:
Moeldoko sambangi rumah Ma'ruf Amin: Silaturahmi dan sinkron jadwal kampanye
Moeldoko Sebut Sontoloyo dan Genderuwo Bentuk Serangan Balik Jokowi
Survei LSI: Ustaz Somad hingga Rizieq Syihab ulama paling didengar pemilih
Kubu Prabowo-Sandi: Ada yang Sengaja Ingin Hancurkan Habib Rizieq Jelang Pilpres 2019
PAN Yakin Soetrisno Bachir Dukung Prabowo meski berharap Ma'ruf Jadi Wapres
Distribusi Kotak Suara Pemilu 2019 di Bogor

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.