Moeldoko minta pekerja honorer tak paksakan kehendak diangkat jadi PNS
Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko mengimbau kepada para pekerja honorer untuk tidak memaksakan kehendak menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sebab, untuk menjadi PNS perlu sejumlah syarat yang harus dipenuhi.
Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko mengimbau kepada para pekerja honorer untuk tidak memaksakan kehendak menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sebab, untuk menjadi PNS perlu sejumlah syarat yang harus dipenuhi.
"Jadi enggak bisa memaksakan kehendak. Negara ini ada aturannya kok," kata Moeldoko di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/9).
Mantan Panglima TNI ini menyerahkan permasalahan ini kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Syafruddin. Sehingga, kata dia, ada solusi yang terbaik bagi para pekerja honorer.
"Menteri teknis nanti akan cari solusi," ucap Moeldoko.
Yang pasti, kata dia, pekerja honorer harus memahami dan menaati peraturan yang ada untuk menjadi PNS.
"Intinya bahwa harus ada pemahaman bersama, tidak bisalah itu, honorer semua harus jadi pegawai negeri, nanti gimana orang menjadi pegawai negeri itu ada persyaratannya, ada standar yang harus dipenuhi dan seterusnya, juga termasuk usia," tandas Moeldoko.
Reporter: Hanz Salim
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Tanggapan Menteri Sri Mulyani lowongan Kemenkeu banyak diburu pendaftar CPNS
Ini lokasi dan biaya pembuatan SKCK untuk pendaftaran CPNS
Ketua DPR: Pemerintah sebaiknya angkat dulu guru honorer, baru buka CPNS
Pendaftaran ASN berbasis online, warga diimbau jangan percaya calo
Pendaftaran resmi dibuka, ini 4 kemudahan dan hal perlu diperhatikan dalam CPNS 2018
Mendikbud imbau guru honorer tak mogok kerja