LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Moeldoko jadi KSP: Tugas saya mengakselerasi program agar cepat tercapai

Moeldoko jadi KSP: Tugas saya mengakselerasi program agar cepat tercapai. Salah satu tugas KSP adalah menyelesaikan masalah yang terjadi dalam pelaksanaan program-program prioritas nasional, termasuk juga percepatan untuk pelaksanaannya. Moeldoko menegaskan akan melaksanakan tugas tersebut.

2018-01-17 14:27:35
Moeldoko
Advertisement

Moeldoko resmi menjadi Kepala Staf Kepresidenan (KSP) menggantikan Teten Masduki setelah dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta. Usai dilantik, Moeldoko langsung mengikuti serah terima jabatan (sertijab) KSP di Gedung Bina Graha.

"Tadi (saat sertijab) Pak Teten Masduki sudah memberikan beberapa hal untuk bisa dikonsolidasikan berikutnya, terus diakselerasi," ujar Moeldoko di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/1).

Salah satu tugas KSP adalah menyelesaikan masalah yang terjadi dalam pelaksanaan program-program prioritas nasional, termasuk juga percepatan untuk pelaksanaannya. Moeldoko menegaskan akan melaksanakan tugas tersebut.

Advertisement

"Tugas saya adalah bagaimana mengakselerasi program-program itu agar cepat mencapai hal yang diinginkan," ujarnya.

Saat ini, KSP mengkoordinasi lima deputi yakni deputi bidang pengelolaan dan pengendalian program prioritas nasional, deputi bidang kajian dan pengelolaan isu-isu sosial, ekologi dan budaya strategis, dan deputi bidang kajian dan pengelolaan isu-isu ekonomi strategis.

Dua deputi lainnya adalah bidang komunikasi politik dan diseminasi informasi, dan deputi bidang kajian politik dan pengelolaan isu-isu hukum, pertahanan, keamanan dan HAM. Menurut Moeldoko, lima deputi ini sudah cukup untuk menjalankan tugas KSP secara optimal.

Advertisement

"Saya pikir dengan lima deputi saja sudah cukup kuat untuk bagaimana melihat kinerja di kementerian, istilah kita monitoring. Setelah itu dari beberapa deputi akan bisa memberi masukan yang baik," jelasnya.

Meski demikian, tidak tertutup kemungkinan akan ada penggantian deputi. Moeldoko menegaskan, penggantian itu dilakukan sesuai dengan kebutuhan KSP.

"Nanti kalau perlu penyegaran akan kita lihat kebutuhan organisasi itu sendiri," ucapnya.

Baca juga:
Dua kursi Golkar dalam kabinet Jokowi dan mimpi kemenangan di 2019
Jadi Mensos, Idrus dinilai pekerja keras dan pelobi yang bagus
Dulu koordinator koalisi Prabowo, ini kata Idrus setelah jadi menteri Jokowi
Tak lagi jadi Mensos, Khofifah tegaskan 'Hatiku di Jawa Timur'
Golkar sebut Airlangga tak direshuffle karena dukungan politik yang kuat

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.