Moeldoko Ingatkan Masyarakat Indonesia Tidak Berdebat Masalah Palestina dan Israel
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta agar masyarakat Indonesia tetap rukun dan tidak berdebat terkait masalah yang saat ini dihadapi Palestina dan Israel.
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta agar masyarakat Indonesia tetap rukun dan tidak berdebat terkait masalah yang saat ini dihadapi Palestina dan Israel.
"Saya ingin mengingatkan kepada masyarakat Indonesia, kita mesti pahami bahwa ada persoalan domestik yang terjadi di wilayah itu. Sangat aneh kita kehabisan energi seperti saat ini melakukan sebuah perdebatan yang tidak produktif yang sesungguhnya kita tidak pahami dengan baik apa yang terjadi di sana," kata Moeldoko dikutip dalam video berdurasi 3 menit, Kamis (20/5).
Sebab itu dia mengimbau agar semua pihak menghentikan perdebatan yang terjadi di dalam negeri. Sehingga tidak menimbulkan perpecahan di Tanah Air.
"Saya mengimbau kepada semuanya untuk menghentikan semuanya itu, jangan situasi yang terjadi di antara Palestina, Israel itu justru menimbulkan perpecahan di antara kita bangsa kita sendiri, bukan kita tidak peduli tetapi kita memiliki sikap yang sama, sikap empatik atas apa yang terjadi di Palestina," ungkapnya.
"Untuk itu sekali lagi imbauan saya adalah jangan kita justru ikut terseret dalam situasi ini yang pada akhirnya di antara kita akan terjadi perpecahan. Itu pesan saya," tambahnya.
Diketahui konflik Israel dan Palestina negara kembali memanas dengan dimulai dengan pengusiran warga Palestina dari Sheik Jarrah, serangan kepada warga Palestina di kompleks Masjid Al Aqsa, dan serangan kepada warga sipil di jalur Gaza, dan tindak kekerasan di Tepi Barat.
Baca juga:
Azyumardi Azra: Negara Timur Tengah Harus Putus Hubungan Diplomatik dengan Israel
Presiden Jokowi Diminta Telepon Joe Biden Agar Israel Hentikan Kekerasan ke Palestina
Aksi Dukungan Palestina Tumpah di Jalan Basuki Rahmat
Saudi Tegaskan Dukungan untuk Negara Palestina & Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota
Massa PKS Gelar Aksi Solidaritas Dukung Palestina
“Apartheid Israel di Palestina Jauh Lebih Parah dari Apartheid di Afrika Selatan”
Para Karyawan Google Desak Bos Mereka Dukung Palestina