LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mobilitas di Jawa-Bali Naik, Pemerintah Minta Masyarakat Tak Lengah Prokes

"Pemerintah menegaskan, walaupun penanganan Covid-19 di Indonesia mengarah pada tren dan kondisi yang baik, masyarakat jangan lengah," kata Johnny.

2021-09-20 18:16:45
PPKM
Advertisement

Badan Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan mobilitas masyarakat di Indonesia meningkat. Merespons laporan tersebut, pemerintah meminta masyarakat tidak lengah dalam mematuhi protokol kesehatan, terutama memakai masker.

"Pemerintah menegaskan, walaupun penanganan Covid-19 di Indonesia mengarah pada tren dan kondisi yang baik, masyarakat jangan lengah. Mari kita jaga bersama arus mobilitas seefisien mungkin diiringi penerapan protokol kesehatan yang ketat selama bepergian, khususnya memakai masker," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, Senin (20/9).

Laporan WHO yang dirilis pada 15 September 2021, mobilitas masyarakat khususnya di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Banten meningkat dalam sepekan terakhir. Beberapa sektor yang dinilai telah mengalami peningkatan mobilitas di antaranya ritel dan rekreasi.

Advertisement

Pada empat provinsi tersebut, tingkat mobilitas menyamai kondisi seperti sebelum pandemi Covid-19. WHO menilai Indonesia memerlukan rencana jelas dan konkret guna mengantisipasi serta mengurangi potensi dampak dari peningkatan mobilitas masyarakat.

Langkah tersebut juga harus diikuti dengan strategi penguatan kapasitas sistem kesehatan di tingkat nasional dan tingkat subnasional.

"Jangan sampai kembali terjadi lonjakan kasus di negara kita dikarenakan peningkatan mobilitas masyarakat ini. Untuk itu, pemerintah memperkuat sinergitas dengan pemerintah daerah dalam memantau pelaksanaan PPKM di setiap wilayah," ujar Johnny.

Advertisement

Dia melanjutkan, menurut WHO sejak 18 Agustus 2021 mobilitas masyarakat meningkat setelah pemerintah Indonesia melonggarkan PPKM pada 26 Juli 2021. Kenaikan ini terjadi terutama pada stasiun transit, area ritel, dan tempat rekreasi di Jawa dan Bali.

Sejalan dengan arahan WHO agar pemerintah selalu waspada di tengah pembukaan kegiatan dan meningkatnya mobilitas publik, Johnny mengajak masyarakat untuk mawas diri.

"Kita juga bisa melihat pada pengalaman negara tetangga, yang kembali mengalami lonjakan kasus ketika pelonggaran diberikan dan masyarakat menjadi lengah. Saya sarankan bila harus mengunjungi ruang publik, pilihlah tempat yang sudah menggunakan PeduliLindungi sebagai alat skrining akses masuk. Selain itu, jangan lupa tetap pakai masker dan segera vaksinasi," pungkasnya.

Baca juga:
Liga 2 Diizinkan di Daerah PPKM Level 3 dan 2, Maksimal 8 Pertandingan per Minggu
Luhut: Perkantoran Nonesensial untuk Kota PPKM Level 3 Boleh WFO 25 Persen
Cegah Varian Baru Masuk, Hanya Bandara dan Pelabuhan ini Dibuka untuk Rute Asing
Luhut: Pandemi Covid-19 di Indonesia Telah Terkendali
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 4 Oktober, Jokowi Minta Pintu Masuk RI Diperketat

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.