Mobil damkar rusak, petugas tetap ke lokasi tetapi tak padamkan api
Mobil damkar rusak, petugas tetap ke lokasi tetapi tak padamkan api. Bagian mobil pemadam yang mengalami kerusakan itu, yakni pipa yang berfungsi untuk penyemprotan air, dan beberapa peralatan lain.
Pejabat Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyatakan mayoritas mobil pemadam kebakaran di daerah itu mengalami kerusakan. Sehingga, mereka belum bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
"Sebanyak lima dari tujuh mobil pemadam kebakaran di daerah ini mengalami kerusakan sehingga tidak bisa memadamkan kebakaran rumah," kata Kabid Pemadam Kebakaran Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Mukomuko, Ibnu Hadi di Mukomuko, seperti dilansir Antara, Minggu (23/7).
Ia mengatakan, lima mobil damkar yang rusak itu berada di Kecamatan Ipuh, Kecamatan Penarik, Lubuk Pinang dan dua mobil damkar di Kecamatan Kota Mukomuko. Sedangkan bagian mobil pemadam yang mengalami kerusakan itu, yakni pipa yang berfungsi untuk penyemprotan air, dan beberapa peralatan lain.
Ia mengatakan, akibat mobil damkar tersebut rusak sehingga petugas tidak bisa memberikan pelayanan pemadaman kebakaran bangunan rumah dan lahan di daerah itu. "Petugas pemadam bahaya kebakaran tetap datang di lokasi kebakaran tetapi tidak bisa mengoperasikan mobil tersebut," ujarnya.
Ia mengatakan, instansinya sudah mengusulkan anggaran sebesar Rp 160 juta untuk memperbaiki peralatan mobil damkar yang rusak di APBD perubahan tahun ini. Ia berharap DPRD menyetujui anggaran perbaikan peralatan mobil damkar yang rusak tersebut.
Baca juga:
Separuh alat pemadam kebakaran di Kota Depok rusak
Wakil Wali Kota Semarang geram mobil damkar di Lami Citra tak fungsi
1.500 Satpol PP, damkar dan kesehatan disiagakan kawal aksi 313
Atraksi petugas di HUT Pemadam Kebakaran ke-98
Aksi BNPB peringati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional
Servis 3 mobil damkar, BPBD Bantul anggarkan Rp 2,2 M