Mobil Barracuda Dikerahkan Amankan Ibadah Natal di Samarinda
200 dikerahkan mengamankan perayaan Misa Natal di 100 gereja yang tersebar di Samarinda, Kalimantan Timur. Selain itu Brimob juga menyiagakan kendaraan Barracuda.
200 dikerahkan mengamankan perayaan Misa Natal di 100 gereja yang tersebar di Samarinda, Kalimantan Timur. Selain itu Brimob juga menyiagakan kendaraan Barracuda.
Pantauan merdeka.com di Gereja Protestan Jemaat Immanuel di Jalan Jenderal Sudirman sekitar Kantor Gubernur Kaltim, satuan Brimob Polda Kaltim bersenjata lengkap, memeriksa barang bawaan jemaat.
Bahkan di depan gereja yang juga tidak berjarak begitu jauh dari Gereja Katedral St Maria itu, disiagakan Barracuda. Kendati demikian, jemaat gereja tidak memandangnya berlebihan. Sebaliknya, mereka merasa sangat aman dan nyaman.
"Tidak berlebihan. Kami terima kasih kepada aparat keamanan. Sehingga kebaktian di gereja ini berjalan aman," kata salah seorang jemaat, Bonar (52) ditemui merdeka.com, Senin (24/12).
Bonar memastikan, dengan hadirnya polisi, tidak ada kekhawatiran sedikitpun untuk pergi ke gerejam. "Tugas Kepolisian untuk menjaga. Jadi saya dan keluarga tidak ada rasa khawatir," ujarnya.
Koordinator Tim Gegana Polda Kaltim yang betugas di GPIB Jemaat Immanuel, Briptu Egy Perdana mengatakan, memang sudah menjadi protap, untuk memeriksa lebih dulu isi tas dari jemaat gereja. "Akan masuk gereja, kita periksa dulu, mengecek benda logam, sajam, korek api, maupun senjata api. Ini berlaku bagi semua jemaat," kata Egy.
"Sebelumnya, siang hingga sore tadi, kita juga lakukan sterilisasi gereja. Tujuannya jelas, memberikan rasa aman bagi umat Kristiani, yang menjalankan ibadah Natal," demikian Egy.
Baca juga:
Anies Baswedan Tinjau Persiapan Misa Natal di Gereja Katedral
Kekhusyukan Umat Katolik Jalankan Misa Malam Natal di Gereja Katedral
Pantau Gereja Bareng Panglima TNI, Kapolri Pastikan Malam Natal Aman
Kunjungi Gereja, Ridwan Kamil Titip Doa Untuk Korban Tsunami Banten
Kapolri Pastikan Tidak Ada Sweeping di Hari Natal
Kapolri Jamin Masyarakat Bisa Rayakan Natal dengan Aman
Pastor: Masyarakat Aceh Sangat Toleran