Mobil bak jatuh ke jurang, seorang nenek tewas
Sebuah mobil bak terbuka bernomor polisi R 1731 ZA masuk jurang. Tarsem (67) tewas terjepit bak kendaraan.
Sebuah mobil bak terbuka bernomor polisi R 1731 ZA yang ditumpangi rombongan warga RT 04 RW 04 Desa Dawuhan Wetan, Banyumas jatuh ke jurang. Kecelakaan terjadi di jalan turunan di Dusun Presil, Dawuhan Wetan, Kedungbanteng, Banyumas, Jateng Minggu (29/4) sekitar pukul 19.00 WIB.
Akibatnya, seorang nenek Tarsem (67) salah seorang penumpang yang berada di bak tewas seketika. Tarsem tewas akibat terjepit bak yang terbalik. Tujuh lainya mengalami luka-luka serius dan kebanyakan mengalami patah tulang. Korban masih menjalani perawatan secara intensif di UGD RS Margono Soekarjo, Banyumas, Jateng.
Dari informasi yang dihimpun merdeka.com , rombongan warga Desa Dawuhan Wetan yang berjumlah belasan orang itu hendak mengantarkan kerabat mereka bernama Wati. Wati akan pindah rumah dengan menumpang mobil bak terbuka yang disopiri oleh Tomo.
Nahas, ketika menuruni jalan yang cukup terjal dan curam, mobil tidak bisa dikendalikan. Diduga mobil mengalami rem blong dan akhirnya masuk ke jurang sedalam lima meter. Sebelum masuk ke jurang mobil sempat menabrak pohon.
"Saya dengar suara benturan keras saat mobil oleng dan menabrak pohon. Kemudian kepala bagian depan mobil dan bak terlepas saat menabrak pohon di pinggir jalan. Lalu bak dan kepala mobil terguling jatuh ke jurang. Saya langsung mengabarkan beberapa warga untuk menolong," ujar Siswanto (33) salah seorang saksi warga sekitar kepada wartawan.
Beberapa penumpang yang ada di bak belakang sebagian tumpah dari bak terbuka dan sebagian terjepit besi bak mobil. Termasuk Tarsem yang tewas.
Proses evakuasi yang dilakukan oleh petugas Satlantas Polres Banyumas sempat mengalami kesulitan karena medan yang sulit dan lokasi terpencil di tengah hutan Albasia yang minim penerangan.
Sampai berita diturunkan, petugas kepolisian masih melakukan upaya evakuasi kepala dan bak mobil. Ketujuh korban yang mengalami luka parah masih dalam proses perawatan di rumah sakit. Sampai saat ini, petugas Polres Banyumas masih melakukan upaya penyelidikan.
(mdk/ian)