LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Misa Natal di Masa Pandemi, Separuh Jemaat Gereja di Palembang Dikurangi

Ketua Majelis Jemaat Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB) Immanuel Palembang Agustina Laheba mengungkapkan, tahun ini pihaknya hanya mematok tak lebih dari 110 jemaat pada Misal Natal nanti. Dengan rincian 80 orang di dalam gereja dan 30 jemaah di pelataran.

2020-12-22 04:33:00
Hari Natal
Advertisement

Imbauan pemerintah kota dan Polrestabes Palembang untuk menggelar Misa Natal di masa pandemi Covid-19 dengan mengedepankan protokol kesehatan, disambut baik pihak gereja. Pengurangan jemaat dilakukan agar tidak terjadi kerumunan.

Ketua Majelis Jemaat Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB) Immanuel Palembang Agustina Laheba mengungkapkan, tahun ini pihaknya hanya mematok tak lebih dari 110 jemaat pada Misal Natal nanti. Dengan rincian 80 orang di dalam gereja dan 30 jemaah di pelataran.

"Pada tahun-tahun sebelumnya paling tidak ada 300 jemaat yang hadir saat Misa Natal. Tapi tahun kami kurangi lebih dari separuhnya, hanya ada 110 jemaat yang bisa hadir," ungkap Agustina, Senin (21/12).

Advertisement

Ketika kuota sudah penuh, maka jemaat harus meninggalkan gereja. Namun mereka bisa tetap mengikuti Misa Natal melalui daring yang disiapkan panitia.

"Prosesi peribadatan bisa diikuti secara online, jangan dipaksakan datang ke gereja jika sudah penuh," ujarnya

Selain pengurangan jumlah jemaat, penerapan protokol kesehatan menjadi wajib dilakukan di gereja tertua di Palembang itu. Pengelola telah membentuk tim khusus yang bertugas menjaga proses peribadatan tetap berdasarkan petunjuk pemerintah.

Advertisement

"Tim khusus sudah kami bentuk, mereka tugas di dalam maupun di luar gereja. Kami tak ingin ada jemaat yang melanggar sehingga peribadatan berlangsung tertib dan lancar," kata dia.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pengurus gereja di Palembang untuk melakukan sterilisasi tempat sehingga tidak membuat penyebaran virus corona. Dirinya menegaskan pengelola gereja dan panitia Misa Natal 2020 harus mengoptimalkan penerapan protokol kesehatan bagi seluruh jemaatnya.

"Sebelum Natal, situasi di Palembang cukup kondusif dan mudah-mudahan tetap aman seusai acara itu dan libur tahun baru nanti," pungkasnya.

Baca juga:
Keren, Ada Dekorasi Pohon Natal Setinggi 18 Meter di Dalam Mal
Mulai Hari Ini, Pendatang ke Kota Bandung Wajib Kantongi Hasil Rapid Antigen
Tekan Risiko Penularan Covid-19, PGI Imbau Gereja Gelar Ibadah Natal Virtual
Ancol Tutup saat Natal dan Tahun Baru 2021
Libur Natal dan Tahun Baru, Jam Operasional Mal di Jakarta Dibatasi
Cegah Covid-19, Misa Natal di Gereja Katedral Maksimal 1 Jam

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.