LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Miris, orang-orang ini meninggal karena ingin langsing

Untuk orang gemuk, beberapa dari mereka ingin punya bodi ideal.

2015-09-06 06:02:00
Tips Diet
Advertisement

Mempunyai badan kurus atau ideal mungkin impian kebanyakan orang. Sehingga, orang akan menjaga bentuk tubuh mereka agar tetap ideal.

Untuk orang gemuk, beberapa dari mereka pun ingin punya bodi ideal. Berbagai macam usaha dilakukan dari mulai rajin olah raga, minum obat pelangsing hingga diet keras.

Namun, jika tak mengikuti aturan benar, diet bisa membahayakan. Bahkan, nyawa melayang pun bisa terjadi karena diet yang teramat ekstrem.

Berikut kisah-kisah orang yang ingin kurus malah meninggal karena diet seperti dirangkum merdeka.com:

Budi Klantink meninggal dunia, diduga karena efek obat pelangsing

Band asal Surabaya, Klantink berduka. Pembetot bass mereka, Budiarto (30) warga Joyoboyo, Kecamatan Wonokromo meninggal dunia, Sabtu (5/9).

Budiarto yang lebih dikenal dengan nama Budi Klating ini, meninggal dunia karena sakit komplikasi. Dia mengembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 04.00 WIB di Rumah Sakit Angkatan Laut dr Ramelan Surabaya.

Budi Klantink dimakamkan di TPU Keputih sekitar pukul 12.30 WIB. Jenazah almarhum diberangkatkan dari rumah duka di Jalan Joyoboyo dengan diiringi rekan-rekan seprofesinya, pengamen jalanan. Sayang kelompok almarhum tidak bisa hadir di pemakamannya. Sebab, Grup Klantink ada acara pentas di Yogyakarta.

Orangtua Budi Klantink, Abu Amin mengaku sebenarnya anaknya sakit sudah lima bulan lalu. Sakit almarhum itu, diduga setelah dia mengonsumsi obat pelangsing. Memang Budi Klantink, memiliki tubuh tambun di antara rekan-rekannya.

"Setelah sering minum obat itu, berat badannya memang bisa turun. Tapi kondisinya juga drop. Sempat keluar masuk rumah sakit dua kali," terang Abu Amin di rumah duka.

Pun sama yang dikatakan Yono, karib almarhum. Yono mengatakan, Budi memang sempat kurus dan mengaku senang, karena ternyata berat badannya bisa turun. Namun, ternyata dia juga kerap jatuh sakit setelah itu.

"Teman-temannya sudah berulang kali memberikan nasihat untuk tidak mengonsumsi lagi. Tapi Budi tetap saja minum obat pelangsing. Waktu kurus, dia senang sekali. Makanya dia nggak peduli meski jatuh sakit," ucap Yono menyayangkan.

Advertisement

Tragis, Ratu Kecantikan tewas saat menjalani sedot lemak

Seorang ratu kecantikan meninggal dunia saat menjalani sedot lemak. Tragisnya, itu merupakan bagian dari hadiah yang diterimanya.

Catherine Cando, model glamor paruh waktu dari Ekuador, memenangi kontes kecantikan 'Queen of Duran', Oktober tahun lalu.

Selain gelar, gadis 19 tahun ini berhak atas mobil, tablet, dan operasi plastik sebanyak 3 kali.

Catherine mengatakan awalnya dia tidak akan menjalani operasi plastik karena tidak membutuhkannya. Namun akhirnya dia tertarik melakukannya setelah memenangkan kontes.

Namun saat menjalankan tugasnya sebagai Queen of Duran, kepada wartawan Catherine mengelak bahwa dia menjalani operasi plastik. Dia memilih melakukan olahraga diet untuk mengurangi berat badan dan menjaga proporsi tubuhnya.

Kakaknya, Daniel Zavala, 24 tahun, mengatakan kepada media setempat, sebelum menjalani operasi, ia menerima banyak telepon dari ahli bedah yang membujuknya untuk melakukannya, tapi dia terus berkata tidak.

Daniel mengatakan, adiknya malah punya ide untuk memberikan hadiah itu kepada orang lain. "Tapi entah kenapa, dia akhirnya menerima saran itu."

Ahli bedah yang melakukan prosedur tersebut dilaporkan telah ditangkap atas tuduhan lalai dalam menjalankan tugas. Catherine akhirnya meninggal di meja operasi saat proses sedot lemak tengah berlangsung.

"Saya diberitahu dia meninggal karena edema otak. Tapi staf klinik mengatakan kepada kerabatnya bahwa ia meninggal karena serangan jantung," kata Carlos Reyes Izquierdo, pengacara Catherine.

Atas peristiwa tersebut, Izquierdo memerintahkan pemeriksaan sitologi dan patologis terhadap Catherine untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Namun, Izquierdo mengatakan kasus ini kemungkinan sebagai kelalaian karena belum ada penjelasan dari dokter-dokter lain.

Kasus ini mengingatkan kepada peristiwa meninggalnya model Brasil, Pamela Nascimento, 27 tahun, di meja operasi saat menjalani sedot lemak pada 2011 silam.

Penyebab kematiannya disebutkan sebagai syok hipovolemik, dimana ia kehilangan banyak darah sehingga jantungnya tidak mampu memompa cukup darah ke seluruh tubuh.

Advertisement

Program diet rendah kalori

Seorang pengantin perempuan asal Inggris berusia 34 tahun meninggal ketika jantungnya berhenti berdetak, 11 minggu kemudian setelah menjalankan diet rendah kalori. Perempuan itu melakukan diet dengan cara mengonsumsi makanan rendah kalori (sekitar 500 kalori) yang diproduksi oleh salah satu perusahaan.

Menurut The Telegraph, wanita itu tidak ingin terlihat gemuk saat hari spesialnya. Meskipun berhasil menurunkan berat badan sebanyak 244 pon, namun sayang dia harus kehilangan nyawanya.

Tak makan apa-apa kecuali idara

Di Skotlandia, seorang wanita kelahiran Australia melakukan latihan breatharisme, yang berarti makan sedikit dan mengandalkan udara serta cahaya sebagai makanan. Menurut buku harian milik perempuan itu seperti dikutip BBC, dia meninggal ketika sedang menjalankan program diet ekstrimnya itu. Sementara itu, polisi percaya gadis ini meninggal karena kelaparan.

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.