LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mimpi Venthy buat koperasi mandiri untuk wanita Kupang

Melalui Rumah Perempuan yang dibentuk Venthy, mereka tidak lagi bergantung suami tapi punya penghasilan sendiri.

2015-02-11 05:33:00
Kupang
Advertisement

Bernadin Aprialiani Venthy Sabaat (45) telah memberikan banyak kontribusi bagi kemajuan wanita Kupang, khususnya di Desa Penfei Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kupang, NTT. Dalam waktu kurang dari 10 tahun, wanita-wanita di tempat tinggalnya bergerak maju dan mandiri.

Melalui Rumah Perempuan yang dibentuk Venthy, mereka tidak lagi bergantung suami tapi punya penghasilan sendiri dan mandiri.

"Manfaat ikut ini jadi bisa berorganisasi, memahami karakter, memotivasi, bersemangat dalam mengikuti kelompok. Sementara dari pelatihan saya bisa buat keripik tempe dan tanam terong, pepaya, tomat," ucap anggota Rumah Perempuan Yati kepada wartawan di lokasi, Kupang (10/2).

Untuk masuk menjadi anggota Rumah Perempuan, warga hanya diminta membayar uang pendaftaran Rp 25 ribu dan iuran pokok seribu rupiah saja. Semangat Venthy menyebar hingga beberapa dusun di desanya ikut membuka cabang Rumah Perempuan dua.

Namun gerakan feminis ini bukan tanpa kendala. "Kami kekurangan modal bahan-bahan yang ada dan karena kendala keuangan," ungkap Venthy sedih.

Beberapa orang pun menyarankan ia ikut kredit di bank tapi rupanya Venthy enggan karena masalah administrasi yang njelimet. Kalau sudah begini, dia khawatir akan kesulitan biaya transport karena harus bolak balik bank.

"Kami sendiri maju geli karna kredit kita enggak tahu kalau harus ke sana sini," jelas Venthy.

Yang jelas mimpinya saat ini agar organisasi yang dijalankannya dilihat pemerintah dan mendapat suntikan dana. "Kalau kami ada modal kami akan dirikan koperasi saya melihat. Kami juga butuh pelatihan dan ilmu-ilmu. Banyak yang ngantre modal tapi tidak ada," harap Venthy.

Sebelumnya, organisasi Rumah Perempuan adalah organisasi yang mengurusi kepentingan, hak dan perlindungan wanita. Dalam organisasi yang dipantau oleh Yayasan Tifa ini, wanita diberi pemahaman mengenai perlindungan terhadap KDRT dan melatih para perempuan untuk bekerja di ladang, menenun sampai berdagang agar punya penghasilan sendiri.

Baca juga:
Ternyata, penggunaan sepatu flat juga membahayakan kesehatan
Ingin menurukan berat badan tanpa olahraga? Coba cara ini!
Tekuni hobi ternyata bisa bikin cepat naik jabatan, benarkah?
Cuci celana jins setelah 5 kali dipakai
Selalu cuci bra setelah 2 kali pemakaian

(mdk/ren)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.