Milad ke-40, Litbang Kementan gandeng CAPSA-UNESCAP
Hal ini bertujuan untuk meningkatkan transfer teknologi pertanian.
Badan Litbang Pertanian menjalin kerjasama internasional. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan transfer teknologi pertanian.
Di hari jadinya yang ke-40 ini, Senin (28/4), Badan Litbang Pertanian membuat kerjasama dengan beberapa lembaga internasional yakni The Centre for Alleviation of Poverty through Sustainable Agriculture (CAPSA-UNESCAP) dan The World Vegentable Center (AVRDC).
Acara transfer teknologi untuk pertanian berkelanjutan ini dilaksanakan di Bogor, Jawa Barat. Acara ini digelar hingga 2 Mei 2014.
Saat ini, CAPSA-UNESCAP secara intensif mengkoordinasikan kegiatan Network for Knowledge Transfer on Sustainable Agricultural Technologies and Improved Market Likages in South and Southeast Asia (SATNET asia). Begitu juga dengan AVRDC, sedang mengelola kegiatan pengembangan serupa di Asia Tenggara.
Acara dalam bentuk pelatihan ini merupakan bagian dari program pengembangan kapasitas CAPSA dalam bidang pertanian berkelanjutan serta menunjang kegiatan sosialisasi SATNET Asia. Kegiatan sosialisasi SATNET Asia adalah suatu jaringan pengetahuan yang difasilitasi oleh CASPA, didanai oleh Uni Eropa (EU).
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 peserta, terdiri dari staf (peneliti) lingkup Kementan dan utusan dari Pilipina, Laos, Myanmar dan Timor Leste, yang mewakili Kementrian Pertanian masing-masing Negara.
Baca juga:
Tingkatkan teknologi, Litbang Kementan gandeng CAPSA-UNESCAP
Mentan Suswono tinjau mesin giling gabah petani di Karanganyar
Inovasi BPTP Papua dalam mengolah sagu menjadi atap rumah
Petani kakao di Sigi kembali menanam padi
Mentan harap daya saing produk pertanian ditingkatkan