Meski Pandemi, Pemprov Bali Izinkan Gelaran Perayaan Malam Tahun Baru
Pandemi Covid-19 belum berakhir. Pemerintah Provinsi Bali mengizinkan hotel dan restoran menggelar perayaan malam tahun baru 2021, meski dengan catatan harus menerapkan protokol kesehatan ketat.
Pandemi Covid-19 belum berakhir. Pemerintah Provinsi Bali mengizinkan hotel dan restoran menggelar perayaan malam tahun baru 2021, meski dengan catatan harus menerapkan protokol kesehatan ketat.
"Belum ada (kebijakan melarangnya). Masih protokol kesehatan pembatasan-pembatasan yang 50 persen. Kalau pelarangan belum ada kebijakannya," kata Kepala Dinas Pariwisata Bali Putu Astawa, Kamis (10/12).
Ia menyampaikan, perayaan malam tahun baru masih dibolehkan karena belum ada kebijakan baru yang melarang. "Sampai saat ini masih begitu kebijakannya, belum ada kebijakan yang baru seperti itu yang saya dengar," ujar Astawa.
Sebelumnya Astawa menuturkan kunjungan wisatawan domestik di akhir tahun 2020 akan lebih ramai pada liburan masa cuti bersama, libur panjang dan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Diprediksi wisatawan domestik akan mulai berdatangan ke Pulau Dewata pada tanggal 24 Desember mendatang. Diharapkan kunjungan wisatawan mencapai 12 ribu per hari di libur akhir tahun 2020.
"Kemarin di Maulid Nabi itu sampai 10 ribuan (per hari). Dan saya berharap bisa lebih dari 10 ribu. Bisa sampai 12 ribu perhari mulai tanggal 24, tapi ini prediksi," kata Astawa, Jumat (4/12) lalu.
Baca juga:
VIDEOGRAFIS: Bali Sunyi Dihantam Pandemi Covid-19
Libur Akhir Tahun Dipangkas, Dinas Pariwisata Bali Optimis 12 Ribu Wisatawan Perhari
Menteri Wishnutama: Tingkat Keterisian Hotel di Bali Capai 80 Persen di Desember
Geliatkan Ekonomi, Pemerintah Pusat Diminta Lakukan Pergelaran Acara di Pulau Bali
10 Wisata Ubud dan Sekitarnya yang Patut Dikunjungi, Sejuk dan Penuh Kedamaian