Meski Memaafkan, Risma Ogah Temui Penghinanya
Kasus ini, kata Risma, membuat dirinya teringat pada orangtua. Ia mengaku tidak mau membuat orangtuanya sedih akibat kasus ini.
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, memang sudah memaafkan Zikria Dzatil, tersangka yang menghinanya di media sosial (medsos). Namun, Risma enggan menemui pelaku dengan alasan ingat terhadap orangtuanya.
Dengan sedikit terbata dan mata yang memerah karena menahan air mata, Risma langsung menyatakan menolak saat dikonfirmasi apakah ia ada rencana untuk menemui sang penghinanya.
"Enggak (tidak mau bertemu), enggak," ujarnya berulang, Rabu (5/2).
Namun jika keluarga Zikria beritikad menemuinya, Risma tidak masalah. "Nggak papa jika memang itu keinginan dari beliaunya," tegasnya.
Kasus ini, kata Risma, membuat dirinya teringat pada orangtua. Ia mengaku tidak mau membuat orangtuanya sedih akibat kasus ini.
"Terus terang saya teringat pada orangtua. Saya tidak mau membuat orang tua saya sedih. Saya tetap manusia, tapi bahwa saya maafkan, iya. Saya maafkan, Insya Allah sudah ya," ujarnya sedikit terbata.
Sebelumnya, penghina Wali Kota Surabaya bernama Zikria Dzatil. ditangkap Tim Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya dari rumahnya usai aksinya dilaporkan Pemkot Surabaya pada 21 Januari 2020.
Zikria dilaporkan setelah mengunggah foto Wali Kota Risma di laman akun Facebook miliknya dengan menambahkan tulisan caption atau keterangan foto, yang berisi penghinaan terhadap wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu, yang berisi "Anjirrrrr.... Asli ngakak abis...nemu nih foto sang legendaris kodok betina".
Baca juga:
Tak Cabut Laporan Polisi, Risma Sebut Penghinanya Menyerang Pribadi
Tak Cabut Laporan Polisi, Risma Maafkan Pelaku Penghinanya di Medsos
Ditangkap Polisi, Penghina Wali Kota Risma Menangis Meminta Maaf
Polisi Periksa Saksi dan 3 Ahli Terkait Kasus Penghinaan Wali Kota Surabaya
Risma Laporkan Akun FB bernama Zikria Dzatil yang Diduga Melakukan Penghinaan
Pilwalkot Surabaya 2020, PDIP Andalkan Risma Jadi Vote Getter