Meriahnya CFD Perdana di Rasuna Said, Ada Ondel-Ondel Hingga Pilah Sampah
Sejak pagi, warga nampak antusias memanfaatkan jalan yang lengang untuk berolahraga, ada yang berlari, berjalan, bersepeda, atau sekadar bersantai.
Suasana kawasan Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan pada Minggu (10/5) pagi ini lebih meriah dari biasanya. Ya, hari ini adalah akhir pekan perdana digelar Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di lokasi tersebut.
Sejak pagi, warga nampak antusias memanfaatkan jalan yang lengang untuk berolahraga, ada yang berlari, berjalan, bersepeda, atau sekadar bersantai mendorong stroller bersama anak dan keluarga.
Pusat keramaian terdapat di depan Plaza Festival. Di sana terdapat panggung yang diisi ibu-ibu senam, sementara di sisi lainnya terdapat pertunjukan ondel-ondel yang dikelilingi warga yang ingin berfoto.
Salah satu pengunjung CFD, Soni (24) mengaku sengaja datang karena penasaran akan CFD perdana. "Tahu dari medsos dan berita, jadi sengaja datang pagi ini untuk jalan-jalan sambil jajan," kata warga Manggarai itu.
Selain berolahraga, warga juga bisa menikmati jajanan yang ada di sekitar CFD. Pedagang kaki lima menjajakan banyak jajanan khas Betawi di sana.
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga hari ini sekaligus mencanangkan beberapa kegiatan. Yang pertama perncanangan ulang tahun Jakarta yang ke-499.
"Kenapa diadakan di Jalan Rasuna Said ini? Kami ingin memperlihatkan kepada publik bahwa Jakarta sedang berbenah untuk mempunyai ikon baru di jalan ini," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di CFD Rasuna Said, pagi ini.
Ajak Warga Memilah Sampah
Selain itu, Pemprov mengajak warga memilah sampah. Gerakan dimulai hari ini dan warga nampak antusias membawa sampah masing-masing dan menaruh di kotak sampah yang sesuai. Bahkan, Pemprov menyiapkan suvenir bagi warga yang membawa sampah anorganik.
"Mengadakan kegiatan pilah sampah sesuai dengan instruksi gubernur. Dan kegiatan ini tidak setengah-setengah karena semuanya berjalan serentak di lima kota dan juga di Pulau Seribu untuk melakukan pilah sampah," kata Pramono.
"Sekali lagi, Jakarta sebagai kota global berbudaya, tentunya kita akan menyambut itu. Tapi yang tidak kalah pentingnya adalah menjaga Jakarta tetap bersih, terutama dari sampah. Jaga Jakarta: bersih, pilah sampah akan menjadi gerakan yang masif di Jakarta," pungkas Pramono.