Mereka jadi pembunuh sadis setelah dapat bisikan gaib
Psikolog menduga mereka sesungguhnya mengidap skizofrenia.
Beberapa pelaku tindak kriminal mengaku mendapat bisikan gaib sebelum menjalankan aksinya. Contohnya Andri Sobari (24) alias Emon yang mengaku melakukan sodomi terhadap 40 bocah karena mendapat bisikan gaib. Atau Resi Rokhis Suhana (27) yang juga mengaku mendapat bisikan gaib untuk membongkar makam.
Tidak hanya Emon dan Resi yang mengaku pernah mengalami bisikan gaib, masih ingat model majalah pria dewasa Novi Amelia yang mengalami kecelakaan dengan kondisi setengah telanjang? Dia juga mengaku saat kejadian mendapat bisikan gaib dari ayahnya.
Psikolog Reza Indragiri menduga mereka mengidap skizofrenia. Kondisi ini menyebabkan penderitanya mengalami delusi, halusinasi, pikiran kacau, dan perubahan perilaku. Sehingga, dia menyebut dalam peristiwa ini pelaku bukanlah menjadikan bisikan gaib sebagai alibi.
Merdeka.com mencatat beberapa pelaku pembunuhan yang berdalih mendapat bisikan gaib. Berikut paparannya.
Dapat bisikan gaib, polisi di Kalbar mutilasi 2 anaknya
Brigadir Petrus Bakus, anggota satuan intelkam Polres Melawi memutilasi dua anaknya yang masih balita, Jumat (26/2). Menurut keterangan istrinya, pelaku sering marah-marah di rumah tanpa sebab jelas dan mengaku mendapat bisikan gaib.
"Sejak seminggu ini suaminya sering marah-marah sendiri di rumah seperti ada makhluk halus yang mendatangi, dan bercerita sering mendapat bisikan," ungkap Kabid Humas Polda Kalbar AKBP Arianto, seperti dikutip Antara, Jumat (26/2).
Peristiwa sadis itu terjadi sekitar pukul 00.15 WITA dini hari tadi, di kediaman Petrus, di asrama Polres Melawi, di Gang Darul Falah, desa Faal, Kecamatan Nanga Pinoh.
Dapat bisikan gaib, kakak beradik bunuh 2 warga
Angga (20) dan Arman (18), kakak beradik warga Dusun Macinna, Desa Bulumpare, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone tiba-tiba mengamuk, Senin (12/10) sekira pukul 13.30 Wita. Akibatnya, Pamude Cagu (65) dan Rippe Arase (45) tewas, sementara empat warga lainnya luka-luka.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Polisi Frans Barung Mangera kepada wartawan menjelaskan, berdasarkan pengakuan kakak beradik ini, keduanya tiba-tiba mengamuk setelah mendapat bisikan gaib.
"Pelaku Angga dan Arman mengaku merasa diguna-guna oleh para korban. Kemudian di dalam mimpi mendapat petunjuk, bisikan gaib untuk membunuh. Makanya dua pelaku ini membabi buta," jelas Frans Barung Mangera.
Bisikan gaib, Sutisna tega bunuh istri
Muhamad Muslih Sutisna (51) tega menghabisi nyawa istrinya sendiri. Dalam pemeriksaan, Sutisna kerap mengaku mendapat bisikan gaib sebelum menjerat leher istrinya dengan syal.
Sutisna mengaku, sebelum melakukan perbuatannya mendapatkan bisikan-bisikan di kupingnya. "Jadi beban masalah yang ada menumpuk, lalu bisikan-bisikan di kuping saya untuk melakukan itu," ujar Sutisna.
Dapat bisikan gaub, Ivan tega bunuh anak kandung
Ivan Reza Pahlevi (32), tega membunuh anaknya, Kaysa Ivanna Salsabila yang masih berusia 3 tahun 10 bulan, dengan celurit saat tengah tertidur lelap di rumahnya Jalan Raya PKP No 10, RT 8 RW 8, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (25/8/2012).
Dalam Berkas Acara Pemeriksaan (BAP), Ivan mengaku mendapat bisikan gaib untuk membunuh anak perempuannya yang masih balita itu.
"Pengakuan di BAP katanya dia di kamar sama anaknya, terus dia dengar bisikan. Saya sendiri enggak tahu bisikannya seperti apa, pas saya tanya dia enggak mau jawab," kata Djarot yang ditunjuk pihak kepolisian untuk menjadi pengacara Ivan.
(mdk/noe)