LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menteri Yuddy sebut Kantor Staf Presiden bakal dilebur atau dihapus

Ada 22 lembaga nonstruktural yang bakal dihapus atau dilebur.

2015-08-25 15:48:32
Staf Kepresidenan
Advertisement

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) berencana menghapus 22 lembaga negara nonstruktural. Lembaga yang dihapus atau dilebur itu karena dinilai tidak efisien dan dianggap tumpang tindih dengan lembaga lain.

MenPAN-RB Yuddy Crisnandi mengakui salah satu lembaga yang bakal dievaluasi adalah Kantor Staf Presiden. Bersama dengan 21 lembaga lainnya, nantinya Yuddy bakal segera melaporkan kajiannya kepada presiden dan wakil presiden.

"Ya termasuk yang dievaluasi. Mosok kita abis rapat di Setneg ke sini enggak boleh," kata Yuddy di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (25/8).

Yuddy menjelaskan, pada akhir bulan ini tinjauan lapangan untuk 22 lembaga pemerintah nonstruktural sudah selesai dikaji. Selanjutnya pada awal bulan September, akan dilakukan evaluasi kajian lapangan untuk lembaga-lembaga yang bakal dilebur ini.

"Saya datangi langsung, kita dialog, kita lihat kantornya kita ceklist. Insya allah kita selesaikan akhir Agustus ini tinjauan lapangannya lalu awal September itu evaluasi hasil dari tinjauan lapangan, lalu Minggu kedua September akan kita laporkan pada komite reformasi birokrasi nasional yang dipimpin wapres dan presiden," jelas Yuddy.

Yuddy menambahkan, memang ada usulan agar Kantor Staf Presiden dileburkan. Tetapi, kata dia, Kantor Staf Presiden dinilainya unik dan memiliki peran yang penting.

"Fungsi tugas KSP ini kan unik ya sebagai supporting system institusi yang katakanlah dekat dengan presiden dan punya peran yang strategis. Menurut saya kalau dari fungsi tugas pokoknya dan peran strategisnya diperlukan," jelas Yuddy.

"Tapi apakah posisinya kelembagaannya, kedudukannya pas seperti sekarang ini ya kita kan sedang kita kaji bersama Seskab, Mensesneg dan juga dikaji di komite reformasi birokrasi nasional yang diketuai wapres," tutupnya.

Baca juga:
Jokowi akan putuskan penghapusan 22 lembaga awal September
Capim Jimly ingin KPK jadi lembaga permanen, masuk dalam UUD
Politikus Golkar dukung Jokowi bubarkan lembaga non-kementerian
Pemerintah ubah pola penerimaan CPNS
Pakai sistem baru, tunjangan PNS bisa tembus Rp 50 juta per bulan

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.