LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menteri Lukman: Islam di Indonesia adalah yang menebarkan kedamaian

Islam di Indonesia bukanlah agama yang memberikan ancaman dan rasa takut selaiknya yang terjadi di luar negeri. Sebab politisi PKB ini mencoba menjaga kerukunan melalui Kementerian Agama.

2017-05-29 16:20:14
Lukman Hakim Saifuddin
Advertisement

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menegaskan Islam yang berkembang di Indonesia hanya menebarkan kedamaian. Islam yang ada di negara kepulauan ini mengajak semua orang tanpa pandang bulu pada kerukunan.

"Agama yang berkembang di Indonesia adalah Islam yang menebarkan kedamaian sesuai dengan nama agama itu. Mengajak kerukunan dan seterusnya," katanya di Kantor BPK Jakarta, Senin (29/5).

Dia menambahkan, Islam di Indonesia bukanlah agama yang memberikan ancaman dan rasa takut selaiknya yang terjadi di luar negeri. Sebab politisi PPP ini mencoba menjaga kerukunan melalui Kementerian Agama. Caranya menjalin kerja sama dengan semua pihak dalam rangka kerukunan umat beragama.

"(Islam) betul-betul menjaga harkat martabat kemanusiaan bukan malah sebaliknya menimbulkan ancaman, menimbulkan rasa takut, apalagi sampai mengancam nyawa sesama saudara kita," tegasnya.

"Karenanya Islam seperti inilah yang harus dikedepankan dan kementerian terus bekerja sama dengan semua pihak agar ajaran yang esensial ini dikedepankan," sambung Lukman.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan pihaknya masih terus mendalami 11 orang Warga Negara Indonesia yang berada di kota Marawi City, Filipina pada (23/5). 11 WNI itu berada di sana di tengah terjadinya baku tembak antara militan pendukung ISIS dengan tentara Filipina.

Setyo pun menjelaskan informasi awal diketahui bahwa ke 11 WNI itu yakni DP (Bandung), H (Bandung), SRY (Bandung), HE (Karawang), AW (Bandung), AS (Tasikmalaya), WS (Tasikmalaya), DS (Bandung), AS (Bandung), WG (Kendari), dan YB (Bogor) tersebut akan melakukan dakwah di Filipina.

Dia pun menerangkan bahwa keberadaan ke 11 WNI tersebut tidak ada kaitannya dengan kelompok Filipina Selatan yang mendukung ISIS.

Baca juga:
Melihat aktivitas warga muslim AS berbelanja kebutuhan Ramadan
Muslim Myanmar dipersulit buat beribadah meski Ramadan
JK sebut tak bisa satu partai klaim lebih Islami dari yang lain
Cak Imin: Energi Alquran untuk Indonesia sejahtera
Austria larang peredaran Alquran dan pemakaian burka

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.