LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menteri Luhut sebut WNI disandera rugikan perekonomian Filipina

Sebab, 90 persen lebih kebutuhan batu bara di wilayah Filipina Selatan tergantung dari ekspor Indonesia.

2016-06-24 14:38:47
WNI disandera Abu Sayyaf
Advertisement

Pemerintah memutuskan moratorium pengiriman batu bara dari Indonesia ke Filipina dilanjutkan setelah 7 ABK Charles 001 disandera oleh kelompok bersenjata di Filipina. Menko Polhukam Luhut Pandjaitan menjelaskan dengan moratorium tersebut akan membuat kerugian tersendiri bagi Filipina.

Sebab, 90 persen lebih kebutuhan batu bara di wilayah Filipina Selatan tergantung dari ekspor Indonesia.

"Itu akan berpengaruh kepada ekonomi, khususnya di Filipina," kata Luhut di Kantornya, Jakarta, Jumat (24/6).

Luhut menjelaskan sudah sepatutnya Filipina mampu memberikan keamanan di kawasan perdagangan. Setiap kapal yang lewat harus diberikan keamanan. Terlebih, Filipina menyatakan akan mengawal setiap kapal yang masuk ke wilayahnya.

"Menhub sudah berbicara sama duta besar Filipina, bahwa pengamanan dari batas perairan Indonesia dan Filipina itu Filipina akan mengawal karena 96 persen kebutuhan batu bara listrik di Filipina Selatan berasal dari Indonesia," ujarnya.

Keputusan melanjutkan moratorium pengiriman batu bara dari Indonesia ke Filipina merupakan salah satu langkah yang diambil pemerintah untuk menyikapi WNI yang kembali disandera oleh kelompok bersenjata di Filipina. Selain itu, pemerintah juga memutuskan kembali menghidupkan crisis center yang pernah ada saat penyanderaan WNI yang pertama dan kedua.

Baca juga:
Menko Luhut bantah pemerintah lama soal konfirmasi penyanderaan WNI
Pemerintah masih telusuri lokasi & kelompok penyandera 7 WNI
Harus ada solusi permanen cegah penyanderaan oleh Abu Sayyaf
Crisis Center diaktifkan kembali, telusuri penyanderaan 7 WNI
Kesaksian ABK soal jalur tengkorak perairan Filipina

Advertisement
(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.