Menteri Jonan bertemu Ganjar Pranowo, bahas proyek jembatan timbang
Proyek nasional jembatan timbang baru bisa direalisasikan pada tahun 2017.
Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan mengungkapkan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bahwa proyek penertiban jembatan timbang yang ada di Pulau Jawa baru akan dilaksanakan Kemenhub pada tahun 2017 mendatang.
Pelaksanaan proyek jembatan lintas provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dua tahun ke depan itu baru dilaksanakan pada Tahun 2017 atas masukan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.
"Oh yah. 2017 tapi usulan saya tahun depan tapi Pak Mendagri minta supaya tahun 2017," kata Ignasius Jonan kepada Ganjar Pranowo di Rumah Dinas Gubernur Jawa Tengah Puri Gedeh Kota Semarang, Jawa Tengah Minggu (24/5).
Jonan juga menyampaikan untuk mengurangi beban berat tonase di jalan Pantai Utara (Pantura) Barat, pihaknya akan melakukan perbaikan Pelabuhan Kendal. Pelabuhan ini nantinya akan difungsikan sebagai pelabuhan kargo pengangkut truk-truk dengan menggunakan kapal jenis Kapal Roro.
"Pelabuhan Kendal ada usulan perbaikan. Program usulannya ada jalur Lampung-Surabaya PP (pulang pergi). Kalau masuk Tanjung Emas nggak cukup (armadanya). Dari Lampung ke Jakarta berhenti di Pelabuhan Kendal. Kapal Roro ngangkut truk supaya truk tidak dijalan. Lewat laut," jelasnya.
Pernyataan itu pun mendapat tanggapan positif dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
"Ok setuju banget! Nek orak aku ngamuk meneh (Kalau tidak dikerjakan saya bisa marah-marah lagi). Oh Pak Mendagri ya yang minta tahun 2017," seloroh Ganjar menimpali pernyataan Jonan.
Ganjar pun bercerita kepada Jonan betapa pentingnya proses perbaikan sistem jembatan timbang. "Jembatan timbang itu tempat orang minta sumbangan, mbangun masjid, mbangun gereja, sunatan," pungkasnya.(mdk/rnd)