LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menteri Edhy Prabowo Raih Gelar Doktor Ilmu Komunikasi dari Unpad

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mendapatkan gelar doktor bidang Ilmu Komunikasi dari Universitas Padjadjaran (Unpad). Dia lulus dengan disertasi berjudul "Komunikasi Persuasif Calon Legislatif dalam Kampanye Politik".

2020-03-11 13:02:49
Edhy Prabowo
Advertisement

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mendapatkan gelar doktor bidang Ilmu Komunikasi dari Universitas Padjadjaran (Unpad). Dia lulus dengan disertasi berjudul "Komunikasi Persuasif Calon Legislatif dalam Kampanye Politik".

Sidang promosi tersebut digelar secara terbuka di Aula Graha Sanusi Unpad, Bandung, Rabu (11/3). Studi kasus yang digunakan daerah pemilihan (Dapil) I Sumatera Selatan pada Pemilu Legislatif periode 2014-2019.

Dalam acara tersebut, hadir sejumlah tokoh politik. Di antaranya Menteri Pertahanan dan juga Ketum Gerindra Prabowo Subianto; Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah; Wakil DPR Muhaimin Iskandar, pengurus Partai Gerindra dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Advertisement

Sebelumnya, Edhy menyelesaikan ujian tertutup pada Jumat (24/1). Sidang tersebut dipimpin Dr. Tawar Bayari, M.Si, didampingi Tim Promotor yang terdiri dari Dr. Dadang Rahmat Hidayat, S.Sos., SH., M.Si; Prof. Dr Bachtiar Ali, MA; dan Dr. Dadang Sugiana, M.Si. Sedangkan Tim Oponen Ahli meliputi Dr. Siti Kardinal, MS; Dr. Suwandi Sumartias M.Si; dan Prof. Dr. Ir. Mahfud Arifin, M.S.

Dalam penelitiannya, Edhy menyoroti adanya perubahan sikap mental dari para pemilih yang semakin kritis. Para pemilih cenderung tidak mudah percaya dengan politik uang.

Selain itu, para pemilih semakin memiliki kedaulatan ketika akan memilih pilihannya. Fenomena ini sekaligus menunjukkan bahwa pemilih kritis atau pemilih tradisional dan bahkan mereka yang berada dalam lingkungan masa mengambang (floating mass) tetap saja memiliki kecerdasan untuk secara jitu mengetahui integritas calon legislator.

Advertisement

Menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumen, Menteri Edhy kemudian menganalisis dan menyimpulkan data-data tersebut berdasarkan fenomena yang diteliti. Adapun narasumber atau informan yang menjadi subjek dalam penelitiannya berasal dari anggota partai yang lolos maupun yang tidak lolos pada Pemilu Legislatif.

Melalui penelitian tersebut, Menteri Edhy menekankan pentingnya komunikasi persuasif yang terencana dengan baik dan teliti untuk membuat konstituen mudah menerima pesan-pesan persuasif. Jika konstituen sudah terpersuasi, maka muncul kepercayaan konstituen pada calon legislatif tersebut.

"Penggunaan biaya politik dapat ditekan seminimal mungkin, dan yang terpenting, dengan kecilnya biaya politik maka dapat menghindari adanya politik uang," kata dia.

"Penelitian ini saya lakukan sesuai prosedur. Kalau tidak percaya, tanyakan kepada teman-teman anggota DPRD Sumsel," ia melanjutkan sambil tertawa.

Dalam kesempatan itu, ia berterima kasih kepada banyak pihak. Di antaranya kepada ibunda, istri, anak dan keluarga yang memberikan dukungan. Selain itu ia juga berterima kasih kepada civitas akademika Unpad dan keluarga besar Kementerian Agama Perikanan dan Kelautan RI.

Secara khusus, ia pun berterima kasih kepada Prabowo yang dinilai banyak jasa, khususnya dalam memberikan kepercayaan untuk meneruskan jenjang pendidikan.

"Penghargaan tertinggi dan hormat saya haturkan kepada Prabowo Subianto. Beliau meyakinkan kami bersama 15 teman saya yang ada di sini. Beliau meyakinkan saya untuk berguna itu tidak harus menjadi tentara. Kami siap terus di belakang bapak, saya tidak cengeng, tapi saya senang dapat (lulus) disertasi," ujar Edhy.

"Beliau adalah mentor dan guru saya yang tidak pernah lelah untuk memberikan masukan, sehingga saya juga diusulkan beliau untuk menjadi menteri kabinet Indonesia maju," pungkasnya.

Baca juga:
Menteri Edhy Prabowo Angkat Wakabareskrim Antam Novambar jadi Plt Sekjen KKP
Canda Menteri Edhy Banyak Nama 'Prabowo' Bikin KKP Semakin Kuat
Menteri Edhy Keluhkan Kecilnya Anggaran KKP: Kalau Dulu Tahu, Saya Minta Rp15 Triliun
Menteri Edhy Prabowo Upayakan Kembali Ekspor Kerang ke Uni Eropa
Akibat Virus Corona, Pemerintah Larang Sementara Impor Ikan China
Budidaya Baung & Belida, Menteri Edhy Prabowo Bangun Balai Riset di Sumsel

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.