LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menteri Anies ngaku tak bisa tarik buku TK berbau radikalisme

"Untuk diketahui bukunya bukan terbitan Kemendikbud oleh karena itu kami tidak bisa menarik," kata Menteri Anies.

2016-01-21 16:58:59
Anies Baswedan
Advertisement

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengatakan, buku yang diduga bermuatan radikalisme yang ditemukan di Depok, bukan terbitan Kemendikbud. Hal itulah yang menyebabkan pihaknya tidak bisa melakukan penarikan terhadap buku tersebut.

"Untuk diketahui bukunya bukan terbitan Kemendikbud oleh karena itu kami tidak bisa menarik," kata Anies di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (21/1).

Meski demikian, Anies menegaskan, pihaknya melarang buku tersebut beredar.

Advertisement

"Dan jika memang terbukti kita akan larang, yang bisa kami lakukan hanya melarang penggunaan karena yang bisa menarik adalah penerbit," ucapnya.

Ia sudah membuat tim untuk melakukan penelusuran buku TK tersebut. Secara resmi, diakui Anies, belum ada laporan kepadanya.

Sebelumnya, ditemukan sejumlah buku pelajaran tingkat Taman Kanak-kanak berjudul Anak Islam Suka Membaca di Depok. Buku tersebut isinya memuat unsur radikalisme.

Advertisement

Baca juga:
Buku pelajaran TK diduga berisi radikalisme beredar di Depok
Penerbit bantah buku anak Islam suka membaca berisi paham radikal
Ditanya soal polemik buku TK, pejabat Depok berasalan lupa
Ini isi buku pelajaran TK yang dinilai Disdik Depok tak pantas

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.