Mentan Syahrul Yasin Limpo Temui Wapres Ma'ruf Amin, Ini yang Dibahas
Pertemuan keduanya dilakukan di tengah isu Presiden Joko Widodo akan melakukan reshuffle kabinet.
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menerima Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) di rumah dinas wapres di Jakarta, Selasa (24/1) sore. Pertemuan keduanya dilakukan di tengah isu Presiden Joko Widodo akan melakukan reshuffle kabinet.
Menurut Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi, ada dua hal yang disampaikan Syahrul kepada Ma'ruf Amin. Pertama mengundang untuk membuka rapat kerja nasional pembangunan pertanian. Syahrul ingin meyakinkan bahwa pembangunan pertanian di Indonesia sudah berjalan baik.
"Agendanya wapres diundang untuk membuka acara rapat kerja nasional terkait dengan pembangunan pertanian di Indonesia. Akan diundang pemda, para gubernur, bupati akan dihadirkan itu dalam konteks untuk meyakinkan bapak wapres bahwa pembangunan pertanian di Indonesia itu sudah berjalan dengan baik," ujar Masduki dalam keterangannya, Selasa (24/1).
Syahrul menyampaikan hasil pertanian saat ini sudah lumayan bagus. Dalam diskusi dengan Ma'ruf, politikus NasDem itu menyampaikan kalau impor beras dilakukan agar menjaga harga beras. Meski stok beras sesungguhnya mencukupi.
"Sampai saat ini hasil pertanian lumayan bagus, sebenarnya dalam konteks impor beras dalam diskusi dengan wapres kata pak menteri stok cukup, kalau harus impor memang ada kondisi-kondisi psikologis ada kemahalan harga dan seterusnya ada faktor-faktor lain, sehingga harus impor tapi pada dasarnya tidak impor cukup karena stok nasional cukup," papar Masduki.
Syahrul juga memamerkan hasil kerjanya sukses membangun pertanian di Jawa dan Pulau Jawa selama memimpin Kementerian Pertanian. Ma'ruf juga berencana untuk melakukan kunjungan ke daerah yang dianggap cukup berhasil tersebut.
"Disampaikan bapak menteri pertanian ajak wapres berkunjung ke daerah-daerah yang sukses pembangunan pertaniannya baik Jawa dan luar Jawa. Wapres akan lihat jadwalnya. Kalau memang membutuhkan kunjungan ke lapangan ke salah satu titik di Wonosobo dan beberapa titik lain," jelas Masduki.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memberikan sinyal akan melakukan reshuffle kabinet. PDI Perjuangan mendorong nama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dievaluasi.
(mdk/tin)