Mensos soal 'kartu kuning' ke Presiden: Jokowi layak dapat jempol atasi KLB Asmat
Hal itu disampaikan Mensos Idrus menanggapi aksi Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), yang mengacungkan buku kuning saat Dies Natalis ke-68 UI pada Jumat.
Menteri Sosial Indrus Marham menilai seharusnya Presiden Joko Widodo mendapat acungan jempol karena telah merespons secara cepat kejadian luar biasi (KLB) gizi buruk dan campak di Asmat Provinsi Papua.
"Harus diberikan jempol loh kepada Pak Jokowi, bayangkan saja, saya baru dilantik dipanggil Mensos saya diperintahkan sekarang tangani itu, berangkat, saya berangkat, dipanggil pagi, sore saya langsung berangkat ke Papua," kata Idrus di Jakarta, Jumat (2/2).
Hal itu disampaikan Mensos Idrus menanggapi aksi Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), yang mengacungkan buku kuning saat Dies Natalis ke-68 UI pada Jumat.
Buku kuning diacungkan untuk menunjukkan 'kartu kuning', sebagai tanda peringatan kepada Presiden Joko Widodo.
Idrus mengatakan, perlu dilihat secara objektif bahwa langkah cepat pemerintah pusat untuk merespon kasus di Kabupaten Asmat sudah sangat luar biasa.
Kementerian Sosial dan Kementerian Kesehatan serta pihak-pihak terkait langsung turun ke lokasi melihat kondisi masyarakat di Asmat dan menyalurkan bantuan.
Saat ini KLB telah dinyatakan selesai ditangani namun pemerintah masih terus melakukan penanganan lebih lanjut.
Baca juga:
Acungan buku kuning dan peringatan untuk Presiden Joko Widodo
Ketua BEM UI sebut kartu kuning sebagai peringatan untuk Jokowi
Fahri kritik Jokowi dikawal banyak TNI dan Polri di kampus UI
Kritik Jokowi, Fahri Hamzah keluarkan kartu merah
Fadli Zon: Mana janji Jokowi yang sudah ditepati?