Mensos Dorong UPT Adopsi Teknologi Terbaru
Dia mengatakan transformasi dalam penguasaan teknologi dibutuhkan baik untuk meningkatkan pelayanan kepada penerima manfaat maupun untuk mendukung kemandirian dan produktifitas mereka. Risma mencontohkan UPT atau balai selama ini mampu memproduksi kursi roda.
Menteri Sosial Tri Rismaharini menekankan pentingnya inovasi teknologi, sebagai kunci memenangkan persaingan global. Inovasi dan penguasaan teknologi juga harus berdampak pada penerima manfaat, yakni untuk mendukung mobilitas, serta memperkuat kemandirian dan penguatan kegiatan produktif mereka.
"Dengan inovasi dan penguasaan teknologi, kita bisa sejajar dengan bangsa-bangsa maju di dunia. Bukan sekedar penonton. Maka saya minta unit pelayanan teknis (UPT) untuk mengadopsi teknologi terbaru dan harus berdampak pada masyarakat termasuk penerima manfaat," katanya dalam keterangan pers, Minggu (16/5).
Dia mengatakan transformasi dalam penguasaan teknologi dibutuhkan baik untuk meningkatkan pelayanan kepada penerima manfaat maupun untuk mendukung kemandirian dan produktifitas mereka. Risma mencontohkan UPT atau balai selama ini mampu memproduksi kursi roda.
"Bisa ditambahkan teknologi di dalamnya, misalnya dengan memproduksi motor roda tiga," bebernya.
Kemudian dia juga meminta agar penerima manfaat, yang mendapat pelatihan bisa menguasai teknologi terbaru. Sehingga, kata Risma, tidak kesulitan nantinya terjun ke dunia pekerjaan.
"Karena di dunia usaha, yang digunakan sudah teknologi baru," ungkapnya.
Dia menceritakan ketika dirinya menjabat sebagai Wali Kota Surabaya, ia membeli mobil Toyota Alphard baru yang kemudian dibongkar dan dipelajari teknologinya oleh penyandang disabilitas. Sebab, kata dia, hal tersebut dibutuhkan untuk bisa lebih dikuasai.
"Kita perlu berpikir jauh ke depan," katanya.
Baca juga:
Polemik 21 Juta Data Ganda
Menteri Risma Buat Aplikasi e-Performance untuk Ukur Kinerja PNS Kemensos
Beres-Beres Data Ganda Bansos
Dipanggil DPR, Risma Siap Jelaskan Soal 21 Juta Data Ganda Penerima Bansos Covid-19
Mensos Risma: Museum Olahraga Surabaya Impian Saya Sejak Lama