Menpora minta timnas tak terpancing emosi, suporter tak nyanyi lagu rasial
Menpora minta timnas tak terpancing emosi, suporter tak nyanyi lagu rasial. Menpora menyaksikan perkelahian yang terjadi saat laga Indonesia melawan Kamboja. Dia melihat pemain timnas Indonesia terpancing emosinya.
Timnas sepakbola Indonesia akan bertarung melawan timnas negeri jiran Malaysia di fase semifinal Sea Games 2018. Menpora ingin melihat timnas garuda muda berjaya dengan meraih kemenangan atas 'musuh bebuyutan'.
Timnas dan suporter Indonesia tidak boleh terpancing emosi dan tidak boleh terprovokasi. Suporter Indonesia juga harus harus sabar dan tidak boleh menyanyikan lagu bernada rasial.
"Suporter timnas Indonesia harus menjadi contoh yang baik, tidak boleh menyanyikan lagi rasial, lagu atau nyanyian yang merusak hubungan kita dengan Malaysia dan negara-negara lain," tegas Imam Nahrawi kepada wartawan usai membuka Kejurnas Bulutangkis antar perguruan tinggi negeri se Indonesia Rektor UNM Cup 2017 di Gedung Olah Raga (GOR) Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNM, Makassar, Jumat (24/8).
Imam Nahrawi optimis Timnas Indonesia bisa meraih kemenangan dengan skor 2-0. Kemenangan tidak ada artinya jika pertandingan tercoreng perkelahian. "Saya melihat semalam masih ada yang kepancing, terakhir masih ada itu," ujarnya.
Perhelatan Sea Games adalah momentum pemanasan bagi atlet Indonesia sebelum menghadapi ajang Asian Games 2018. Ajang olah raga terbesar se-Asia Tenggara ini untuk melihat kesiapan atlet Indonesia di Asian Games tahun depan.
"Saya sudah minta kepada seluruh federasi cabang olah raga dari tanah air yang sekarang sedang berjuang di Sea Games untuk mencatat, mengevaluasi sekaligus melihat semua proses yang dianggap tidak jujur, tidak fair play. Lakukan nota protes resmi dan jadikan itu bahan uk Indonesia agar di Asian Games tidak lagi dipimpin oleh wasit atau juri yang tidak berlaku fair play. Wasit, juri harus sportif dan jujur. Itu yang menjadi keluhan atlit indonesia," bebernya.
Soal polemik terbaliknya bendera Indonesia di buku tamu, Imam menyebut persoalan ini sudah selesai. Permintaan maaf sudah dilakukan secara resmi oleh pihak Malaysia.
"Buklet juga sudah diganti dan saya berharap ini sudah tidak boleh, tidak lagi harus dilanjutkan. Jadi semua sudah selesai," ucapnya.
Baca juga:
Melaju ke semifinal, Indonesia tantang Malaysia
Ini pesan bagi duo Persipura di Timnas U-22
Temui Jokowi, Menpora laporkan permintaan maaf Malaysia soal bendera terbalik
Timnas Futsal Indonesia kalah telak lawan Malaysia