LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menpora minta pemuda hijaukan kembali lahan & hutan yang terbakar

Tugas para relawan pemuda bencana asap tidak boleh berhenti hanya karena hujan telah turun.

2015-11-23 17:37:02
Kebakaran Hutan
Advertisement

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi meminta para pemuda di tanah air, khususnya di daerah-daerah titik api, menghijaukan kembali lahan dan hutan yang beberapa waktu lalu terbakar dan menimbulkan bencana kabut asap. Permintaan itu disampaikan oleh Menpora melalui Deputi I Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora RI, Yuni Purwanti.

"Alhamdulillah sekarang sudah musim hujan, asap sudah hilang, api sudah padam, saatnya kita hijaukan kembali lahan yang kemarin terbakar," katanya didampingi Staf Khusus Menpora Bidang Kepemudaan, Zainul Munasichin di Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan, hari ini, Senin (23/11).

Dia mengatakan tugas para relawan pemuda bencana asap tidak boleh berhenti hanya karena hujan telah turun. Justru ini menjadi awalan untuk penataan ulang penanganan musibah kabut asap yang terjadi setiap tahun.

Pihaknya juga menyerahkan santunan untuk biaya pengobatan kepada keluarga yang sempat dirawat di rumah sakit akibat kabut asap serta penyerahan 250 bibit pohon mahoni sumbangan dari Pertamina Foundation.

"Sekarang kita tanam pohon, sambil menyiapkan antisipasi musibah banjir dan konsolidasi untuk penanggulangan kabut asap secara dini musim kemarau tahun depan. Semoga bisa lebih baik," tambah Yuni.

Staf Khusus Menpora, Zainul Munasichin mengatakan, mulai tahun 2016, pihaknya akan menyiapkan 3.400 relawan pemuda tanggap bencana yang siap membantu penanganan bencana alam di sejumlah daerah termasuk kabut asap.

"Mereka akan kita rekrut, kita latih dan kita tugaskan di daerah bencana, sebagai bagian dari kepeloporan dan voulantary pemuda, sekaligus memback-up BNPB," jelasnya.

Kabupaten Ogan Ilir merupakan salah satu kabupaten di Sumatera yang memiliki titik api paling banyak dalam musibah kabut asap. Tidak kurang dari 370 titik api tersebar di kabupaten ini. Tak heran jika Presiden Joko Widodo memilih kabupaten ini untuk blusukan pertama kali ke titik api.(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.