Menpora ingin Tim Rowing Indonesia lakukan yang terbaik di Asian Games
Di sana, Menpora memberikan motivasi dan semangat kepada para atlet rowing yang tengah menjalani Pelatnas. Jadi, tidak hanya menunggu raihan prestasinya tapi lebih dari itu, para atlet itu adalah aset negara.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi secara berkala terus lakukan peninjauan cabang yang akan berlaga di Asian Games Agustus mendatang. Kali ini, giliran tim Rowing Indonesia yang tengah melakukan Pelatnas didatangi Menpora, Selasa (16/1) di Situ Cileunca Pangalengan, Kabupaten Bandung.
Di sana, Menpora memberikan motivasi dan semangat kepada para atlet rowing yang tengah menjalani Pelatnas. Jadi, tidak hanya menunggu raihan prestasinya tetapi lebih dari itu, para atlet itu adalah aset negara.
"Karena di tangan merekalah, lagu Indonesia Raya berkumandang dan bendera merah putih berkibarkan. Karenanya atlet ini menjadi penting untuk dijadikan figur sehingga semua anak Indonesia terinspirasi oleh perjuangan mereka. Mereka berjuang habis-habisan untuk kepentingan negara," jelasnya.
Maka dari itu, Menpora mengatakan pemerintah akan selalu mendukung dan memfasilitasi. Mulai dari akomodasi, kesejahteraan, training camp, try out dan penghargaan lainnya.
"Seperti ini, saya datang dan melihat langsung mereka berlatih habis-habisan. Keringat mereka ini akan membuahkan hasil di Asian Games nanti. Karena mereka mempunyai rekor yang luar biasa," lanjutnya.
Berkaitan dengan target, ia baru dapat menyampaikannya pada bulan Juni. Sebab dalam prosesnya nanti ada degradasi, try out, dan pertandingan lain.
Menpora juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah Kabupaten Bandung yang sudah meminjamkan tempat latihan untuk Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI). Ia berharap ke depan nanti mendapat tempat latihan yang lebih luas lagi.
Imam berpesan agar bagaimana olahraga Rowing itu dapat lebih diperbaharui dan menjadi prioritas di nomor event, lanjut dia, atlet harut berlatih dengan semangat dan giat. Karena hal itu akan memberi pengaruh positif dalam bertanding. Selanjutnya fokus dalam latihan dan menjaga kondisi fisik serta mental.
"Saat bertanding tampilkan yang terbaik dan lakukan yang terbaik bagi negara ini," katanya.
Sementara itu, pelatih cabor Dayung Rowing Dede Rohmat Nurjaya mengatakan saat ini sedang menyiapkan 28 atlet yang akan bertanding di Asian Games nanti. Yang terdiri dari 10 atlet puta dan 18 atlet putri.
Di Asian games nanti, lanjut dia, akan mengikuti 15 nomor yang dilombakan, dan fokus pada nomor-nomor yang mempunyai peluang meraih medali. Nomor-nomor tersebut diketahui dari hasil kejuaraan Asian 2017 lalu dan kejuaraan sebelumnya.
"Kita akan fokus pada enam nomor lomba yang memang mempunyai peluang untuk memperoleh medali yaitu papan pendayung kelas ringan, empat pendayung putri, empat pendayung putra, 2 Min putri, 4 Min kelas ringan putra dan 4 Cross kelas ringan putri," paparnya.
Kehadiran Menpora di sana memberi suntikan semangat sekaligus kebanggaan bagi pedayung asal Riau Tanzil Hadid. Mendayung bersama Menpora menjadi pengalaman berharga bagi dirinya.
"Kedatangan Menpora membuat kita lebih semangat lagi untuk latihan. Artinya, Pak Menteri ini sangat perhatian pada atlet. Dan kami sangat senang. Apalagi dengan pertemuan ini kami bisa mengutarakan isi hati pada pak Menteri," ujar atlet kelahiran Oktober 1991 itu.
Menjelang Asian Games nanti, Tanzil mengaku terus mematangkan diri dengan menambah porsi latihan dalam sehari dapat dua sampai tiga kali. Ia juga merasa tempat latihan sudah nyaman dengan fasilitas yang ada.
Tanzil bertekad untuk memberikan yang terbaik bagi keluarga dan negara. Tanzil yang memiliki latar belakang dari seorang anak nelayan di mana setiap harinya ia mendayung di Sungai Sebayang ini memiliki mimpi menyumbangkan medali emas di Asian Games nanti.
"Sebagai anak negeri saya bertekad untuk mempersembahkan medali emas untuk bangsa ini dan orang tua saya yang memiliki jasa menjadikan saya menjadi atlet dayung. Saya dulu setiap hari di atas Sampan selalu mendayung menemani Bapaknya untuk menebar jaring," ujar pria yang pernah ikut kejuaraan internasional rowing "Sydney International Rowing Regata 2016" di Sydney 19-21 Februari lalu.
(mdk/hrs)