LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menlu: Vaksin Covid-19 akan Jadi 'Game Changer'

"Vaksin akan menjadi game changer oleh karena itu prinsip-prinsip yang saya sampaikan accessibility, affordability ada menjadi penting sekali untuk terus dikedepankan dan kita akan terus melakukan itu," tuturnya.

2020-06-12 12:39:08
Menlu Retno Marsudi
Advertisement

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyebut, Indonesia terus menyuarakan vaksin Covid-19. Retno mengatakan, Indonesia ingin adanya akses yang mudah dan terjangkaunya harga vaksin untuk negara berkembang maupun terbelakang.

"Di semua pertemuan virtual internasional Indonesia terus menyuarakan pentingnya aksesbilitas vaksin dengan harga yang terjangkau bagi semua negara, termasuk negara berkembang dan least develop country,: kata Retno dalam diskusi virtual, Jumat (12/6).

Retno menyebut, prinsip-prinsip soal akses dan terjangkaunya harga vaksin tersebut harus terus didengungkan dan perlu dukungan yang luas.

Advertisement

Indonesia, kata dia, juga menjadi salah satu co-sponsored dalam resolusi world health assembly 73. Dimana menekankan mengenai prinsip accessibility and affordability of vaccine.

"Vaksin akan menjadi game changer oleh karena itu prinsip-prinsip yang saya sampaikan accessibility, affordability ada menjadi penting sekali untuk terus dikedepankan dan kita akan terus melakukan itu," tuturnya.

Advertisement

Retno menambahkan, Indonesia juga mengambil dua strategi untuk pengembangan vaksin. Pertama membangun resiliensi dengan cara pengembangan vaksin secara mandiri.

"Ini sekarang kita sudah mulai rintis dan ke depannya tidak hanya dapat memproduksi vaksin secara tapi kita perlu juga berjuang juga untuk kemandirian industri obat obatan dan ini memerlukan komitmen politik yang sangat tinggi," ucapnya.

Yang kedua adalah kerja sama dengan pihak lain dengan negara lain untuk pengembangan vaksin.

"Jadi dua strategi ini kita jalankan secara bersamaan tapi arahnya adalah ke arah yang kemandirian," pungkas Retno.

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.