LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menlu Retno Serukan Solidaritas Global untuk Akses Vaksinasi yang Merata

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyerukan solidaritas global untuk memastikan akses vaksin Covid-19 yang berkeadilan dan merata. Menlu Retno kemudian menyebutkan beberapa cara untuk mewujudkan solidaritas global itu.

2021-04-18 12:20:00
vaksin covid-19
Advertisement

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyerukan solidaritas global untuk memastikan akses vaksin Covid-19 yang berkeadilan dan merata. Menurutnya, solidaritas global harus diperkuat untuk mendukung kesetaraan akses terhadap vaksin. Menlu Retno kemudian menyebutkan beberapa cara untuk mewujudkan solidaritas global itu.

"Melalui peningkatan produksi, intensifikasi kerja sama transfer teknologi, termasuk melalui perjanjian lisensi yang terbuka dan transparan, penghapusan restriksi ekspor, dan mengakhiri segala bentuk politisasi vaksin," kata Retno dikutip dari siaran resmi Kemlu RI, Minggu (18/4).

"Virus ini adalah ujian bagi solidaritas kita. Banyak resolusi dan deklarasi telah dikeluarkan. Inilah saatnya bagi kita untuk mewujudkan kata-kata kita ke dalam aksi nyata," imbuhnya.

Advertisement

Retno menyebutkan, COVAX telah menjangkau pasokan vaksin bagi lebih dari 100 negara di dunia. Namun kata dia, hanya 0.2 persen dari vaksin tersebut yang bisa didistribusikan ke negara-negara berpenghasilan rendah. Sehingga, Retno mengakui bahwa masih terdapat tantangan akses dan distribusi vaksin Covid-19.

Oleh karena itu, menurutnya hadirnya virus Corona ini telah menguji solidaritas manusia. Retno pun menyatakan bahwa dirinya tidak akan membiarkan terjadinya kesenjangan global.

"Kita tidak bisa membiarkan kesenjangan global ini menggagalkan perjuangan kita melawan pandemi, terutama di tengah ancaman gelombang ketiga Covid-19," katanya

Advertisement

Sebelumnya, Retno menyebutkan, dalam pertemuan Khusus para Menteri Dewan Ekonomi dan Sosial (ECOSOC) PBB bertema "Vaccine for All" yang dilaksanakan secara virtual 16 April lalu, telah dibahas mengenai bahaya ketimpangan distribusi vaksin yang akan berdampak epidemiologis dan ekonomi yang sangat merugikan semua negara.

Pertemuan itu kemudian menghasilkan komitmen untuk mendukung kerangka vaksin multilateral yang diusung Covax Facility, dan seruan kepada semua pihak untuk membantu meningkatkan kapasitas Covax Facility. Terutama dari sisi pendanaan kepada negara yang memiliki ekses suplai vaksin untuk dapat mendonasikannya kepada negara yang membutuhkan.

Baca juga:
Menkes Ingatkan Masyarakat Waspadai Lonjakan Kembali Kasus Covid-19
Indonesia Terima 6 Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Sinovac
Presiden Jokowi Diminta Tengahi Kisruh Vaksin Nusantara Vs BPOM
Update Jumlah Penerima Vaksin Covid-19 di Indonesia Per 17 April 2021
Kontroversi Vaksin Nusantara, Goenawan Mohamad Hingga Ade Armando Dukung BPOM

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.