LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menkum HAM kaget dilapori Karutan ajak napi karaoke dan mabuk bareng

Menkum HAM kaget dilapori Karutan ajak napi karaoke dan mabuk bareng. Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly terkejut begitu mendapatkan laporan di mana sejumlah narapidana dibawa keluar rutan untuk refreshing. Setelah mendapatkan informasi itu, Yasonna memerintahkan Irjen AHU Aidir Amin Daud terbang ke Makassar.

2016-09-23 01:36:00
Narapidana
Advertisement

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly terkejut begitu mendapatkan laporan di mana sejumlah narapidana dibawa keluar rutan untuk refreshing. Setelah mendapatkan informasi itu, Yasonna langsung memerintahkan Inspektur Jenderal (Irjen) Administrasi dan Hukum Umum (AHU) Aidir Amin Daud terbang ke Makassar, Sulawesi Selatan.

"Pak menteri kaget. Kasus seperti ini pernah terjadi tapi di zaman Ismail Saleh, menteri kehakiman era Soeharto dulu berdasarkan catatan di inspektorat jenderal. Saat itu kejadian seperti ini terjadi Bali. Kepala Rutan juga bawa napi keluar dan menteri saat itu langsung memberhentikan yang bersangkutan," kata Aidir Amin Daud kepada wartawan saat ditanya soal reaksi Menteri mengenai Irpan, Kepala Rutan Kelas II B Soppeng yang membawa 17 narapidana refreshing di Lejja, lokasi wisata permandian air panas, Sabtu, (17/9).

Aidir Amin Daud baru saja selesai rapat bersama lima orang tim pemeriksa bentukan Kakanwil Kemenkum HAM Sulsel malam ini, Kamis, (22/9) di kantor wilayah Kemenkum HAM Sulsel di jl Alauddin, Makassar. Tim bentukan Kakanwil ini masing-masing tiga orang dari divisi pemasyarakatan dan dua dari divisi administrasi. Tim pemeriksa ini sore tadi baru kembali dari Kabupaten Soppeng.

Dalam rapat ini juga hadir dua orang dari Inspektorat Jenderal Kemenkum HAM yang sejak Rabu (21/9) kemarin langsung dikirim dari Jakarta ke Kabupaten Soppeng bergabung dengan tim yang sudah ada untuk melakukan pendalaman guna memastikan bahwa memang ada pelanggaran dan harus diberi hukuman disiplin.

"Kita sesalkan kejadian ini. Terutama pimpinan pemerintahan di Soppeng menelepon ke saya bahwa ini berbahaya kalau dibiarkan," ujar Aidir Amin Daud.

Diketahui sebelumnya, kepala Rutan Kelas II B Soppeng, Irpan membawa 17 orang narapidana keluar dari Rutan, Sabtu, (17/9). Mereka dibawa refreshing di Lejja, lokasi wisata permandian air panas di Soppeng. Hal ini terbongkar saat unsur satuan Reskrim Polres Soppeng mendapat laporan warga jika ada napi keluar tahanan dan refreshing di Lejja.

Setelah lokasi didatangi, para napi ditemukan bersama Irpan, kepala Rutan di kolam permandian dan di hotel masih dalam lokasi wisata itu. Selain ada acara karaoke, mereka juga ditemukan menikmati minuman keras.

Baca juga:
Dalih karutan Soppeng, bawa napi jalan-jalan untuk penuhi janji
Ajak 17 napi mandi air panas & pesta miras, Karutan Soppeng dicopot
Karutan Soppeng bantah pesta miras bareng 17 napi, cuma bakar ikan
Pegawai spa & 5 orang dibekuk, ngaku narkoba dari napi LP Kerobokan
Menelusuri penjara tokoh gay Oscar Wilde di Inggris

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.