Menko Tedjo nilai WNI gabung ISIS karena ingin hidup lebih baik
"Mencari kehidupan yang lebih baik. Apa itu? Masing-masing bisa, materi dan lain-lain," jelas Tedjo.
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) terindikasi berhubungan dengan Islamic States of Iraq and Syria (ISIS). Menurut Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Tedjo Edhy Purdijatno, salah satu motif warga negara Indonesia pergi ke Turki atau Suriah dan bergabung ISIS adalah supaya hidup lebih baik.
"Mencari kehidupan yang lebih baik menurut syariah Islam," kata Tedjo kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/3).
Tak hanya itu, lanjut Tedjo, tak sedikit warga negara Indonesia bergabung ke sana karena iming-iming duit atau gaji.
"Itu tadi. Mencari kehidupan yang lebih baik. Apa itu? Masing-masing bisa, materi dan lain-lain," jelasnya.
Tedjo menegaskan, WNI bukanlah satu-satunya target utama ISIS. "Banyak, ada dari China, Kanada, Inggris, dan lain-lain," kata Tedjo.
Menurut mantan Kepala Staf TNI AL ini, banyak motif mengapa warga negara Indonesia ingin pergi ke Turki ataupun Suriah. "Mereka yang orang per orangan ini yang ingin ke sana," tegasnya.
Baca juga:
Polri belum indikasi 16 WNI yang ditangkap di Turki mau gabung ISIS
Pemprov Surabaya serahkan warganya ke polisi jika terbukti ikut ISIS
Aksi massa bakar poster dan bendera ISIS di Patung Kuda
6 WNI yang hilang di Turki ditemukan selamat, keluarga di Solo lega
16 WNI ditangkap, dubes RI siap temui otoritas Turki