Menko Polhukam: Belum ada anarkisme berat dalam demo
Pengamanan demonstrasi sepenuhnya akan ditangani oleh Polri. TNI dikerahkan apabila Polri membutuhkan tambahan kekuatan.
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Djoko Suyanto, menyatakan demonstrasi besar menentang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) saat ini masih dapat dikendalikan. Belum ada aksi yang menjurus ke dalam tindak anarkisme berat.
"Aksi demo yang berlangsung masih dapat dikelola dengan baik oleh aparat. Belum ada tindakan yang menjurus ke anarkisme berat," ujar Djoko.
Hal itu disampaikan Djoko dalam konferensi pers usai Rapat Paripurna Tingkat Menteri (RPTM) di Kantor Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (26/3).
Djoko juga menyatakan pengamanan demonstrasi sepenuhnya akan ditangani oleh Polri. Aparat TNI akan dikerahkan apabila Polri membutuhkan tambahan kekuatan.
"Aparat TNI disiagakan hanya untuk membantu apabila diperlukan. Hanya digunakan atas permintaan Polri di saat yang diperlukan. Untuk itu mereka sudah melakukan koordinasi di lapangan," kata Djoko.
Selain itu, Djoko mengimbau kepada demonstran agar tidak membuat aktivitas yang dapat mengganggu masyarakat.
"Saya mengimbau kepada teman mahasiswa, LSM, buruh aktivis untuk dapat melakukan kegiatannya dengan damai, sehingga masyarakat lain tidak terganggu kegiatannya," imbaunya.
RPTM yang diselenggarakan oleh Menko Polhukam menghadirkan beberapa pejabat, yaitu Panglima TNI, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Rapat ini membahas tentang situasi keamanan nasional mulai awal Maret, terutama terkait demonstrasi menolak kenaikan harga BBM.
(mdk/ren)