Menko PMK terima kunjungan kerja Wapres Iran
Menko PMK terima kunjungan kerja Wapres Iran. Puan menyambut kedatangan Masoemeh Ebtekar yang mengenakan baju hijau dan mengenakan kerudung panjang hitam. Sedangkan Puan Maharani terlihat mengenakan pakaian batik dan dibalut kerudung putih.
Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani menerima kunjungan kerja Wapres Iran HE Mme Masoumeh Ebtekar. Pertemuan tersebut dimulai sekitar pukul 09.45 WIB.
Puan menyambut kedatangan Masoemeh Ebtekar yang mengenakan baju hijau dan mengenakan kerudung panjang hitam. Sedangkan Puan Maharani terlihat mengenakan pakaian batik dan dibalut kerudung putih.
"Terima kasih atas kunjungan kerja yang mulia Masoumeh Ebtekar ke Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Yang sebelumnya hadir di Istana Bogor pada Selasa kemarin bersama Presiden Joko Widodo," kata Puan saat menyambut Masoumeh di Kantor Kemenko PMK, Rabu (2/5).
Diketahui sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi bertemu Wakil Presiden Iran Bidang Wanita dan Urusan Keluarga Masoumeh Ebtekar di Istana Bogor. Pertemuan berlangsung di sela-sela acara pertemuan Konsultasi Tingkat Tinggi (KTT) Ulama Sedunia, yang berlangsung di Bogor, Jawa Barat, Selasa kemarin.
Dalam pertemuan itu, Masoumeh Ebtekar menyatakan, umat Islam Indonesia dan Iran dapat bekerja sama dalam bentuk bertukar pengalaman dalam menerapkan nilai dan sistem Islam pada kehidupan sosial dan keluarga.
"Kami punya kesuksesan di Iran, dan Anda punya kesuksesan di Indonesia. Kita perlu belajar dari kesuksesan-kesuksesan itu, tetapi kita juga harus mengambil pelajaran guna menghadapi tantangan di Iran dan di Indonesia," kata Wapres Ebtekar.
Baca juga:
Bertemu Menko Puan, Wapres Iran ingin kerja sama bidang pemberdayaan perempuan
Menko PMK harap pendidikan anak Indonesia semakin baik
Menko PMK dorong pengembangan kurikulum Islam moderat sejak SD
Puan sebut Mathla'ul Anwar berkontribusi memajukan pendidikan Islam
Bertemu mahasiswa RI di Mesir, Menko Puan ingatkan soal hoaks hingga toleransi
Menko PMK bersama Grand Sheikh Al Azhar bahas pengembangan kurikulum Islam moderat