LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menko PMK Sebut Puskesmas Harus Tersedia Tabung Oksigen untuk Pasien Isoman

Dia menyatakan setiap puskesmas harus tersedia tabung oksigen yang dapat digunakan untuk pasien isoman yang membutuhkan tindak lanjut karena mengalami sesak napas.

2021-08-05 10:51:22
Tabung Oksigen
Advertisement

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy melakukan monitoring evaluasi penanganan Covid-19 di Kalimantan Selatan. Dalam kunjungannya, Muhadjir melihat proses pemindahan oksigen likuid dari isotank ke tabung oksigen berukuran besar yang ada di RSUD Ulin Banjarmasin.

Dia menyebut terjadi kenaikan signifikan kebutuhan oksigen di RS di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) pada minggu lalu. Saat ini, RS di Kalsel telah menerima pasokan oksigen likuid sebanyak 20 ton yang merupakan hibah Pemerintah Singapura untuk Indonesia.

"Alhamdulillah bantuan oksigen dari Singapura sudah datang. Jadi ini real bukan janji. Nanti setelah itu, isotank-nya bisa digunakan untuk oksigen dari sumber yang lain dan sumber yang lain sudah ada nanti siap untuk diisi," kata Menko dalam keterangannya, Kamis (5/8/2021).

Advertisement

Muhadjir berharap bantuan dari Pemerintah Singapura dapat menambah pasokan oksigen Kalsel yang saat ini diketahui masih kurang 12 ton per hari. Meskipun, ia optimistis peningkatan kapasitas produksi industri lokal mampu memenuhi kebutuhan oksigen di dalam negeri.

Sebagai contoh, PT Samator Gas Industri yang berlokasi di Jl. A. Yani KM 23, Banjarmasin telah 100% mengalihkan produksi oksigen untuk keperluan kesehatan terutama penanganan pasien Covid-19.

“Bahkan, tidak hanya di RS tetapi juga untuk masyarakat yang menjalani isolasi mandiri,” ucapnya.

Advertisement

Muhadjir menambahkan kebutuhan oksigen yang terjadi di tingkat bawah juga sangat tinggi. Sebagai indikator, banyak angka kematian justru disebabkan mereka yang melakukan isoman di rumah. Kemudian datang ke RS sudah dalam kondisi parah atau umumnya sesak napas.

"Angka kematian dari yang isolasi mandiri datang ke RS juga masih tinggi di sini. Belajar dari Jawa, tadi saya minta oksigen kecil yang ukuran 6 m3 harus didistribusikan ke level yang paling bawah yaitu pada tingkat Puskesmas," cetusnya.

Dia menyatakan setiap puskesmas harus tersedia tabung oksigen yang dapat digunakan untuk pasien isoman yang membutuhkan tindak lanjut karena mengalami sesak napas. Sehingga penanganan bisa lebih cepat tanpa harus langsung ke RS.

“Kepada perusahaan-perusahaan yang mempunyai cadangan tabung oksigen agar dipinjamkan dahulu kepada produsen ataupun vendor lain. Tujuannya tidak lain agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan di tingkat bawah,” tandasnya.

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.