Menko PMK Minta Rakyat Maklumi Bencana Banjir Karena Efek Anomali Musim
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengharapkan masyarakat memaklumi peristiwa banjir besar yang terjadi di Jakarta dan sekitarnya 1 Januari 2020.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengharapkan masyarakat memaklumi peristiwa banjir besar yang terjadi di Jakarta dan sekitarnya 1 Januari 2020.
Menurut dia peristiwa ini merupakan siklus 25 tahun cuaca ekstrem. Terlebih, banjir terjadi bukan hanya di Jakarta saja.
"Kalau kemudian menciptakan dampak yang sangat meluas tidak hanya terjadi di DKI tapi juga di wilayah-wilayah yang lain itu harus kita maklumi," kata Muhadjir di Pintu Air Manggarai, Jakarta, Kamis (2/1).
Di samping itu, kata dia, terjadinya kerusakan alam di daerah hulu Sungai Ciliwung, seperti Bogor dan Depok juga cukup berdampak terhadap bencana ini.
"Biasanya itu pasti ada kaitan itu, tetapi yang jelas memang dengan kemarau yang sangat panjang ini kan telah terjadi anomali musim kan ini sebetulnya kemarau salah musim," jelas dia.
"Hari ini harusnya sudah puncak-puncaknya musim hujan, tapi kan (justru) baru mulai, dan ini juga sangat berpengaruh. Sehingga hujan yang tertahan lama itu kemudian akan menimbulkan efek anomali berupa hujan ekstrem seperti ini," ia melanjutkan.
Di samping itu, dia juga mengapresiasi kinerja Pemprov DKI Jakarta, terutama Dinas Sumber Daya Air atas langkah jitunya untuk mengelola jalur air. Langkahnya, menurut Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu bisa mengantisipasi banjir lebih besar.
Dia mengakui bahwa daerah bantara Sungai Ciliwung masih ada yang terendam banjir. Namun begitu, hal tersebut begitu sulit untuk terelakkan.
"Tapi mudah-mudahan dalam waktu tidak lama nanti akan segera bisa habis airnya. Dan hari ini tadi dilapori ini akan dikosongkan penuh untuk mengantisipasi akan ada banjir susulan," papar dia.
Sebelumnya, Menko PMK Muhadjir Effendy dan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo meninjau pintu air di Manggarai, Jakarta.
Mereka datang secara bersamaan sekitar pukul 15.50 WIB, Kamis (2/12). Usai turun dari mobil, mereka langsung mengarah ke pintu air Manggarai.
Doni dan Muhadjir mendengarkan pemaparan dari perwakilan dari Dinas Sumber Daya Air Pemprov DKI Jakarta yang mendampingi mereka.
Reporter: Yopi Makdori
Sumber: Liputan6.com
(mdk/rnd)