Menko Muhadjir dan Gibran Blusukan Lihat Penanganan Wilayah Kumuh di Solo
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy melakukan kunjungan kerja ke Solo, Kamis (3/9).
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy melakukan kunjungan kerja ke Solo, Kamis (3/9).
Selain meninjau vaksinasi santri dan difabel di RSI Kustati dan melihat Rusunawa Semanggi, Muhadjir yang didampingi Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka juga blusukan di RW 23 Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasarkliwon.
Menteri melihat secara langsung penanganan wilayah kumuh melalui program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh). Di permukiman padat pinggir Sungai Bengawan Solo itu, Muhadjir sempat berbincang-bincang dengan warga.
"Saya juga melihat model penanganan daerah kumuh kota. Namanya KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) yang di Solo sudah ada. Cara penanganan wilayah kumuh kota. Dan itu akan kita jadikan model untuk digunakan juga atau diaplikasikan di tempat lain," ujarnya.
Sesuai perintah presiden, lanjut dia, pemerintah diminta lebih fokus memperhatikan kelompok miskin ekstrem. Kelompok yang biasanya berada di wilayah atau kantong-kantong kemiskinan.
"Jadi penyelesaiannya tidak cukup diberi bansos misalnya, tapi juga harus ditangani dengan pendekatan lingkungan," katanya.
©2021 Merdeka.com/Arie Sunaryo
Selain itu, lanjut Muhadjir, penanganannya harus secara terintegrasi. Termasuk dengan cara pengadaan rumah yang layak huni, yang dilengkapi sanitasi dan pasokan air bersih.
"Kebetulan di Kota Solo ini sudah ada modelnya yang akan kita gunakan untuk penanganan kantong-kantong kemiskinan di tempat yang lain," katanya.
Baca juga:
Menko PMK Dukung Gibran Robohkan Rusunawa Era Wali Kota Jokowi
Menko Muhajir dan Gibran Tinjau Vaksinasi Santri dan Difabel di Solo
Gibran Ingin Masyarakat Melek Teknologi, Gunakan Aplikasi PeduliLindungi
PPKM Solo Turun Level, Gibran Mulai Buka Tempat Wisata
Antisipasi Aksi Vandalisme, Gibran Sediakan Ruang Khusus untuk Seni Mural