Menko Luhut Minta Mahasiswa Kedokteran Tingkat Akhir Jadi Vaksinator
Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk Pulau Jawa dan Bali, Luhut Binsar Panjaitan meminta Kementerian Kesehatan, Pemprov, TNI-Polri menentukan titik sentra vaksin. Sehingga proses vaksinasi berjalan dengan baik.
Pemerintah gencar melakukan program vaksinasi untuk dapat mencapai target vaksinasi satu juga orang per hari di bulan Juli dan dua juga di bulan Agustus.
Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk Pulau Jawa dan Bali, Luhut Binsar Panjaitan meminta Kementerian Kesehatan, Pemprov, TNI-Polri menentukan titik sentra vaksin. Sehingga proses vaksinasi berjalan dengan baik.
“Saya minta Kemenkes, Pemprov, TNI, dan Polri menentukan titik-titik sentra vaksinasi yang akan terus beroperasi sampai 31 Desember 2021 disertai kapasitas vaksinasi harian dan jumlah tenaga vaksinator tersedia,” katanya di Jakarta, Senin (5/7).
Dia juga meminta Kemenkes untuk dapat mengerahkan mahasiswa kedokteran tingkat akhir untuk meningkatkan jumlah tenaga vaksinator yang ada.
“Saat ini masih banyak titik-titik yang beroperasi hanya 2-3 minggu saja, hal ini menyebabkan capaian vaksinasi harian mengalami fluktuasi,” bebernya.
Luhut juga menegaskan pelaksanaan vaksin harus bisa dilakukan dengan lancar. Sebab saat ini proses mendapatkan vaksin lebih mudah hanya menunjukan KTP saja.
"Mengenai vaksinasi saya pikir semua KTP berlaku dimana-mana, jangan sampai orang mau vaksin itu gak boleh karena KTP,” tutupnya.
Baca juga:
WNA Masuk RI Wajib Kantongi Bukti Vaksin Covid-19 Kecuali Pemegang Visa Diplomatik
Ini Syarat Vaksinasi di Stasiun Gambir dan Pasar Senen Khusus Penumpang Jarak Jauh
Ma'ruf Amin: Vaksinasi Jadi Ikhtiar Pemerintah Keluar dari Krisis Kesehatan
RSUP M Djamil Padang Targetkan 2 ribu Vaksinasi Covid-19 per Hari
Penumpang Citilink Bisa Vaksin Gratis di Bandara Soekarno-Hatta
Mulai 6 Juli, WNA Masuk ke Indonesia Wajib Kantongi Bukti Vaksin Covid-19