LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menkes: Dari 414 Kasus Omicron, Hanya 2 Orang Butuh Oksigen

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan dua kasus Omicron yang membutuhkan oksigen ini masing-masing berusia 58 tahun dan 47 tahun. Keduanya memiliki penyakit bawaan atau komorbid.

2022-01-10 16:05:38
varian omicron
Advertisement

Kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia sebanyak 414 orang. Dari jumlah tersebut, hanya dua kasus membutuhkan perawatan dengan oksigen.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan dua kasus Omicron yang membutuhkan oksigen ini masing-masing berusia 58 tahun dan 47 tahun. Keduanya memiliki penyakit bawaan atau komorbid.

"Dari 414 ini, yang masuk kategori (bergejala) sedang artinya membutuhkan perawatan dengan oksigen hanya dua orang," kata Budi dalam konferensi pers, Senin (10/1).

Advertisement

Dia menyebut, dari total kasus Omicron, sekitar 114 orang atau 26 persen sudah sembuh dan kembali ke rumah masing-masing. Dua di antara kasus sembuh merupakan pasien yang membutuhkan perawatan dengan oksigen.

"Jadi kesimpulannya, walaupun Omicron ini cepat transmisinya tapi relatif lebih ringan dari keparahannya," ucapnya.

Mantan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini menjelaskan, dari 414 kasus Omicrin di Tanah Air, mayoritas berasal dari pelaku perjalanan luar negeri. Positivity rate Omicron dari pelaku perjalanan luar negeri mencapai 13 persen.

Advertisement

Jauh lebih tinggi dari positivity rate Omicron hasil transmisi lokal yang mencatat angka 0,2 persen.

"Jadi positivity rate kedatangan dari luar negeri, 65 kali lebih tinggi dibandingkan positivity rate transmisi lokal. Ini memperkuat hipotesa kami bahwa sebagian besar dari kasus positif yang terjadi saat ini disebabkan oleh kedatangan luar negeri," jelasnya.

Menurut Budi, negara asal pelaku perjalanan luar negeri yang menyumbang kasus Omicron tertinggi di Indonesia bergeser. Sebelumnya Turki, kini menjadi Arab Saudi.

"Negara-negara yang paling tinggi sekarang bergeser. Pertama adalah Arab Saudi, kedua Turki, ketiga Amerika Serikat, dan keempat adalah Uni Emirat Arab," tandasnya.

Baca juga:
Luhut: Tren Peningkatan Kasus Covid-19 Akibat Pelaku Perjalanan Luar Negeri
Pemerintah Pisahkan Kasus Covid-19 Penularan Lokal & Pelaku Perjalanan Luar Negeri
6 Warga Depok Terpapar Omicron, Ada yang Pulang dari Puncak
Meski Kasus Omicron Tengah 'Ngebut', Pemerintah Pastikan MotoGP Tetap Lanjut
Sandiaga Uno soal Varian Omicron Meningkat: Berwisata di Indonesia Saja

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.