Menhut suruh anak buah ke lokasi kaji sebab bencana Garut & Sumedang
Menurutnya, Kementerian LHK mulai menginventarisir daerah rawan bencana. Setelah rampung, dia memastikan akan menindaklajuti dengan rehabilitasi. Proses rehabilitasi tidak hanya berlaku untuk daerah rawan bencana melainkan juga terhadap korban.
Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (LHK) Siti Nurbaya memerintahkan anak buahnya yakni Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian LHK, Bambang Hendroyono dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) daerah Jawa Barat agar turun langsung ke lokasi bencana di Kabupaten Garut dan Sumedang.
Siti, sapaan akrab Siti Nurbaya menjelaskan, pihaknya tengah mengkaji penyebab terjadinya bencana banjir di Garut dan longsor di Sumedang. Khusus bencana di Sumedang, Siti mendalami bentuk permukaan bumi dan perubahan-perubahan yang terjadi sehingga menimbulkan longsor.
"Dalam proses geomorfologinya itu nanti keliatan atau apakah dia jadi longsor atau jatuh karena vegetasi tipis. Itu akan kelihatan karena jatuh materialnya ke bawah mulai dari sub soil sampai ke materialnya itu keliatan," kata Siti di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (21/9).
Mantan Sekretaris Jenderal DPD RI ini menambahkan, Kementerian LHK mulai menginventarisir daerah rawan bencana. Setelah rampung, dia memastikan akan menindaklajuti dengan rehabilitasi. Proses rehabilitasi tidak hanya berlaku untuk daerah rawan bencana melainkan juga terhadap korban.
"Katakanlah periode medium di mana, misalnya kalau ngungsi banyak, anak sekolahnya tidak boleh kosong sampai tiga bulan dan lain-lain, itu namanya rehabilitasi," jelas Siti.
Tak hanya sebatas rehabilitasi, Siti juga memastikan akan menerapkan tahap rekonstruksi pasca bencana. Rekonstruksi ini mencakup pembangunan rumah permanen, dan pemulihan pelayanan umum.
Baca juga:
Nasib korban banjir bandang Garut mengungsi di garasi
Duka korban banjir bandang Garut mengais sisa harta benda
Tinjau korban banjir Garut, Mensos beri santunan kematian ahli waris
Duka Mensos untuk warga Garut: Kehidupan harus dikuatkan kembali
433 Warga Garut mengungsi akibat banjir bandang
Pemprov Jabar siapkan Rp 10 M untuk bencana alam di Garut & Sumedang