LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menhan sebut program bela negara biar asing gentar hadapi Indonesia

Menhan juga menaikkan target jumlah warga yang ikut bela negara menjadi 100 persen,

2016-02-19 23:05:00
Ryamizard Ryacudu
Advertisement

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menargetkan sebanyak 200 juta warga mengikuti program bela negara yang digagas oleh kementeriannya. Target jumlah warga Indonesia yang mengikuti program bela negara meningkat 100 persen, karena pada Oktober 2015 Menhan menyatakan akan ada sebanyak 100 juta warga yang mengikuti program tersebut dalam 10 tahun ke depan.

"Program itu sudah terlaksana. Targetkan 200 juta warga," kata Ryamizard disela-sela kunjungannya di Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin di Pekanbaru, Jumat (19/2), demikian dilansir Antara.

Mantan Kepala Staf TNI AD ini mengatakan program itu dilakukan agar negara asing gentar jika berusaha mengganggu kepentingan nasional. "Untuk menakutkan orang," ujarnya singkat ketika ditanyakan tujuan dari program bela negara.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan akan membentuk 4.500 kader pembina bela negara di 45 kabupaten/kota seluruh Indonesia dengan target 100 juta kader hingga 10 tahun ke depan, dan para akan menyebar ke seluruh daerah tersebut untuk membentuk sikap para calon anggota bela negara.

Sementara itu, Komandan Resor Militer 031/WB Brigjen TNI Nurendi mengatakan bahwa program bela negara di Riau terus berjalan. "Setiap hari kita selalu menerima permintaan untuk melatih bela negara," katanya.

Lebih lanjut dia mengimbau kepada warga Riau yang bersedia mendapatkan pelatihan program bela negara agar dapat berkoordinasi dengan jajarannya. Meski ditatar oleh TNI, Nurendi mengatakan bahwa program bela negara tidak selalu berkaitan dengan kegiatan fisik.

"Pelatihannya tidak selalu berkaitan dengan program fisik, namun juga bisa nonfisik. Intinya agar peserta bela negara mengedepankan kedisiplinan," ujarnya.

Baca juga:
Cegah paham radikal, ratusan siswa di Depok latihan bela negara
Kisah nyawa melayang saat ikut pelatihan bela negara
PNS di Yogyakarta meninggal saat ikut program Bela Negara
Kemeriahan Peringatan Hari Bela Negara ke-67 di Monas
Peringati Hari Bela Negara, Wapres JK jadi inspektur upacara

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.