Mengintip ritual perang air warga Bali sambut tahun baru 2017
Mengintip ritual perang air warga Bali sambut tahun baru 2017. Beragam cara masyarakat dunia menyambut datangnya tahun baru 2017. Termasuk warga Desa Adat Suwat, Gianyar di Bali yang punya cara unik merayakan tahun baru.
Beragam cara masyarakat dunia menyambut datangnya tahun baru 2017. Termasuk warga Desa Adat Suwat, Gianyar di Bali yang punya cara unik merayakan tahun baru.
Tidak satupun warganya diperbolehkan keluar desa. Diharapkan warga ini tetap kumpul di desa merayakan bersama dan saling bergembira. Selain tetap menjaga rasa persaudaraan juga menghindari hal yang tidak diinginkan bila memilih merayakan masing-masing keluar desa.
Sejak sore tadi sekitar pukul 16.30 Wita, Minggu (1/1), mulai dari anak-anak, muda mudi serta orangtua sudah berkumpul di bale desa. Dengan mengenakan pakaian adat Bali mereka sebelumnya menghaturkan persembahyangan bersama dan dilanjutkan dengan upacara melukad atau ruwatan.
Dengam satu harapan agar di tahun 2017, sumber mata air tidak pernah terputus di desa ini dan terus menyembul menyuburkan sawah dan perkebunan. Usai ritual ruwatan, mereka langsung bersorak menyiramkan air ke atas. Untuk kemudian dibagi dalam empat kelompok tanda acara perang air akan dimulai.
Di masing-masing kelompok nampak sudah tersedia sejumlah ember yang berisi air dan disiapkan oleh panitia adat prosesi perang air ini. Begitu kukul desa atau kentongan dibunyikan, mereka berlarian saling kejar dan saling siram.
Gelak tawa dan kegembiraan terlihat dari mereka. Bahkan nampak berbaur antara laki dan perempuan. Juga ada saling pegang kemudian diguyur air. Menariknya ini juga dilakukan oleh ibu-ibu dan para orangtua. Ada bapak menyiram anaknya ada istri menyiram suaminya.
"Dalam sejarahnya, mata air di desa kami ini, diyakini sebagai obat segala macam penyakit dan air konsumsi utama para bangsawan pada zaman kerajaan," ungkap Bendesa Pakraman Suwat, Ngakan Sudibya.
Acara ini, kata dia, hanyalah acara kegembiraan warga desa. Karenanya akan terus dibangkitkan kembali sebagai hiburan rakyat yang pernah diwariskan oleh leluhurnya.
Baca juga:
Diperkirakan 150.000 orang kunjungi Ancol di awal 2017
Kemeriahan pesta kembang api sambut 2017 di berbagai negara
Suasana Car Free Day pertama di 2017
Keseruan perayaan Tahun Baru 2017 di atas KM Umsini
Malam tahun baru, pedagang es krim naikkan harga 3 kali lipat
Warna-warni kembang api semarakkan malam Tahun Baru 2017 di HI
Turis Jepang jadi yang pertama tiba di Indonesia untuk tahun 2017