Mengintip kerja para mak comblang hewan buas di Taman Safari
Harimau, gajah, unta, lumba-lumba dan semua binatang lainnya memiliki mak comblang yang menjodohkan si jantan & betina.
Pertengahan tahun 2013 lalu seekor gajah Sumetara (Elephas maximus sumatrensis) di Taman Safari Bogor melahirkan anaknya. Induk gajah asal Riau itu melahirkan bayinya di Rumah Sakit Hewan Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor.
Kelahiran bayi gajah Sumatera itu pun semakin menambah koleksi hewan berbelalai di Taman Safari Bogor. Kelahiran bayi gajah itu penanda kesuksesan penangkaran yang dilakukan oleh pihak Taman Safari Bogor.
Namun tidak banyak yang mengetahui jika kelahiran bayi gajah yang lucu itu adalah hasil kerja keras dari seorang mak comblang. Gajah betina dan jantan dijodohkan oleh sang mak comblang hingga kemudian keduanya kawin dan melahirkan anak gajah.
Mak comblang binatang buas tersebut biasanya adalah seorang pawang. Mereka dituntut untuk membuat binatang-binatang menjadi jinak, tidak agresif kepada pengunjung, sehat dan tentu saja bisa kawin untuk melahirkan keturunan.
Tidak hanya gajah, hampir semua binatang yang ada di Taman Safari dan Kebun Binatang memiliki mak comblang. Harimau, gajah, unta, lumba-lumba dan semua binatang lainnya memiliki mak comblang yang menjodohkan si jantan dan betina agar bisa kawin dan beranak pinak.
Hari ini merdeka.com akan mengulas peran besar dari mak comblang tersebut untuk mengawinkan binatang buas. Kisah-kisah mereka, bagaimana cara kerja mak comblang, apa yang mereka lakukan dan sebagainya akan dikupas. Selamat membaca.
Baca juga:
Mak comblang: Lumba-lumba foreplay lebih lama dari kawinnya
Hewan-hewan langka ini diburu untuk dijadikan obat
Sering masuk permukiman, kawanan gajah liar resahkan warga Duri
Macan kumbang turun gunung ke permukiman, warga Sukabumi resah
BKSDA Jateng: Kami belum bisa simpulkan itu beruang