LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mengingatkan Generasi Muda Tak Mudah Termakan Hoaks, Jaga Persaudaraan

Generasi milenial khususnya diingatkan harus mampu menyaring isu sengaja disebar untuk merusak persaudaraan di Indonesia.

2021-03-16 17:13:00
Hoaks
Advertisement

Kelompok ingin memecah belah persatuan diminta berhenti menyebarkan informasi berbau fitnah dan ujaran kebencian. Generasi milenial khususnya diingatkan harus mampu menyaring isu sengaja disebar untuk merusak persaudaraan di Indonesia.

"Tidak boleh berkonflik apalagi menyebarkan hoaks bisa menimbulkan fitnah di antara sesama. Ini adalah garis yang harus kita lalui dalam membangun peradaban," kata Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Zuhairi Misrawi dalam keterangannya, Selasa (16/3).

Menurutnya, anak muda juga harus sering mendengarkan ceramah membangun dan menyejukkan. Bukan ceramah-ceramah ekstrem tidak relevan. Selain itu, generasi muda harus saling membaur jangan hanya mengandalkan ceramah dari Youtube.

Advertisement

"Kita sebagai orangtua harus mampu mengingatkan anak-anak kita dan saudara kita. Anak-anak muda harus diajak agar tidak memilih ustaz-ustaz radikal. Kalau pun harus menonton ceramah Youtube, pilih yang dakwahnya menyejukkan," saran Zuhairi.

Dia juga mengajak umat muslim khususnya berjuang bersama-sama mencari solusi untuk menyelesaikan sejumlah masalah di negeri ini. Zuhairi meyakini ruang gerak kelompok-kelompok radikal intoleran makin sempit karena sudah ada ketegasan dari pemerintah.

"Jadi saya sangat optimis melihat masa depan," tutur jebolan Al-Azhar Mesir ini.

Advertisement

Zuhairi menyampaikan bahwa orang mengerti agama dengan baik tidak mungkin radikal negatif. Karenanya, harus dipahami bahwa agama itu sumber kebajikan, agama adalah sumber kerahmatan, sumber persaudaraan.

"Orang-orang menjadi radikal kan karena mereka tidak mengerti ukhuwah. Kalau tahu pentingnya persaudaraan maka dia tidak akan membunuh orang lain. Juga tidak akan mengkafirkan orang lain," tandasnya.

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.